TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ekonomi Digital Sumbang 40% Pasar ASEAN

Busthomi
13 February 2020 | 11:08
rubrik: Business Info
Ekonomi Digital Sumbang 40% Pasar ASEAN

Jakarta, TopBusiness – Perkembangan ekonomi digital kini telah bertumbuh sangat masif. Terbukti di kawasan ASEAN ini kontribusi ekonomi digital sudah mencapai 40 persen atau setara US$ 245 miliar.

Hal ini seperti dikatakan Wakil Ketua MPR, Fadel Muhammad pada acara Indonesia Digital Innovation Award 2020: Embracing Culture of Innovation Through Collaboration, di Jakarta, Rabu (12/2/2020).

“Jadi, sekitar US$245 miliar berasal dari eknomi digital di ASEAN. Kue bisnis ini berkontribusi mencapai 40 persen dari total perekonomian di Asean,” ujar Fadel.

Kondisi tersebut juga ditandai dengan adanya bukti kinerja perusahaan yang meraup laba dalam 10 besar di ASEAN, ternyata sebanyak tujuh perusahaan berasal dari sektor yang berbasis digital. Padahal sebelumnya, perusahaan minyak dan gas yang dominan.

Kondisi tersebut juga ditandai dengan adanya pasar teknologi internet yang terus berbenah menjadi lebih cepat. Bahkan saat ini sudah teknologi 6G di China, sementara di Indonesia masih 4G.

“Perkembangan ini luar biasa. kita ingin memberikan reward atau penghargaan kepada mereka yang memberi perhatian di sektor digital economy ini,” tutur Fadel.

Karena sejauh ini, kata dia, perkembangan digital teknologi di Indonesia semakin menunjukkan peran yang sangat penting. Salah satu contoh, bertambahnya jumlah start-up yang berstatus unicorn atau yang memiliki valuasi di atas US$ 1 miliar.

Disrupsi yang hadir pada berbagai sektor industri akibat kemajuan teknologi yang pesat secara tidak langsung telah mengubah peta persaingan bisnis di Indonesia.

Pada laporan Hoosuite 2019, kata Fadel, jumlah pengguna internet di Indonesia sebanyak 150 juta, tumbuh sekitar 13% dibandingkan tahun sebelumnya. Semakin terhubungnya masyarakat dengan internet, telah menggeser kebiasaan dan pola hidup menjadi lebih terkoneksi dan real-time.

Ekspektasi masyarakat terhadap suatu produk dan layanan pun menjadi meningkat. Sehingga kini perusahaan lebih dituntut untuk dapat memenuhi perubahan tersebut. “Inovasi dalam hal digital dan teknologi menjadi kunci penting bagi perusahaan agar dapat bersaing dalam memenangkan hati masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA:   Perusahaan Farmasi Group PYFA Masuk E-Commerce

Dalam acara yang digelar Warta Ekonomi ini, memberikan apresiasi kepada 73 perusahaan yang mampu menghasilkan inovasi terbaik dalam hal produk dan layanan berbasis digital, sehingga tetap bertahan dan berkembang di tengah sengitnya persaingan industri. 

“Pemberian penghargaan ini diharapkan dapat mendorong perusahaan-perusahaan lainnya untuk mengembangkan bisnisnya agar semakin terdigitalisasi,” kata Fadel.

Perusahaan-perusahaan tersebut berasal dari berbagai sektor seperti perbankan, asuransi jiwa, asuransi umum, jasa keuangan, sekuriti, telekomunikasi, properti & konstruksi, retail, startup, teknologi informasi, farmasi & kesehatan, migas, logistik, dan poultry.

Tags: ekonomi digital
Previous Post

Amartha Sudah Kucurkan Pinjaman Hingga Rp 1,98 T

Next Post

PKBL dan CSR AP I Fokus di Tiga Program Ini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR