TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Utang Luar Negeri RI Capai Rp 5.536 Triliun

Nurdian Akhmad
18 February 2020 | 13:51
rubrik: Ekonomi
Utang Indonesia, Untungkan Siapa?

Ilustrasi utang/istimewa

Jakarta, TopBusiness – Bank Indonesia (BI) mencatat hingga akhir 2019 utang luar negeri Indonesia mencapai US$ 404,3 miliar atau setara Rp 5.536,07 triliun (kurs Rp 13.693 per 1 dolar AS). Utang ini tumbuh 7,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, Selasa (18/2/2020), BI mengungkapkan bahwa utang itu terdiri atas utang sektor publik (pemerintah dan bank sentral) sebesar US$ 202,9 miliar dan utang sektor swasta (termasuk BUMN) sebesar US$ 201,4 miliar.

Dari sisi utang pemerintah, posisi pemerintah pada akhir 2019 tercatat sebesar US$ 199,9 miliar atau tumbuh 9,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan utang pemerintah ini ditopang oleh arus masuk investasi nonresiden pada Surat Berharga Negara (SBN) domestik dan penerbitan dual currency global bonds dalam mata uang dolar AS dan Euro.

Sedangkan, tren perlambatan utang swasta berlanjut dari triwulan sebelumnya. Pertumbuhan utang swasta pada akhir triwulan IV 2019 tercatat sebesar 6,5 persen (yoy).

Sementara, struktur ULN Indonesia tetap sehat didukung dengan penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya. Kondisi tadi, tercermin antara lain dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada triwulan IV 2019 sebesar 36,1 persen, relatif stabil dibandingkan dengan rasio pada triwulan sebelumnya.

Selain itu, struktur ULN Indonesia tetap didominasi oleh ULN berjangka panjang dengan pangsa 88,3 persen dari total ULN.

BACA JUGA:   ICP Turun ke Level USD 59,82/Barel
Tags: bank indonesiautang luar negeri
Previous Post

Pertamina Gandeng 3 Bank Syariah

Next Post

AirAsia Hadirkan Diskon

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR