Jakarta, TopBusiness—Kimia Farma terus melakukan strategi dan langkah menyempurnakan program CSR dan PKBL (Program Kemitraan Bina Lingkungan). Kini pun, perusahaan BUMN tersebut punya empat pilar program CSR dan PKBL.
Manajer CSR Kimia Farma, Cherman, di Jakarta (19/2/2020), menjelaskan bahwa pada tahun 2019, pihaknya melakukan sejumlah perbaikan. “Satu di antara itu, kami melakukan penyaluran CSR dan PKBL yang paralel dengan kebijakan,” kata dia dalam presentasi untuk Dewan Juri Top CSR 2020.
Kemudian, di tahun 2019 itu, Kimia Farma menggelar penguatan pada CSR dan PKBL unggulan. “Kami pun merencanakan CSR dan PKBL sesuai empat pilar yang ditetapkan,” dia menjelaskan.
Adapun empat pilar itu adalah: program edukasi, program talent, program pengembangan komunitas, serta program kesehatan.
Dijelaskannya pula, kini Kimia Farma mengalokasikan 4% dari laba bersih, untuk program CSR dan BL (bina lingkungan).
Sementara itu, untuk PK (program kemitraan), menggunakan dana bergulir yang sudah dikucurkan di tahun 2006. “Jadi sejak itu, tidak ada dana tambahan untuk PK. Adapun rata-rata pengembalian dana itu dari para penerima, dua tahun,” dia berkata.
Cherman berkata bahwa program CSR dan PKBL menimbulkan arti tersendiri bagi para karyawan. Yaitu, menimbulkan kebanggaan tersendiri.
Foto: Rendy MR/TopBusiness

permohonan Bantuan Pembangunan Rumah Panti/jompo Rehabilitasi Sosial