Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan (IHSG) diproyeksikan masih akan mengalami tekanan jual. Peluang terjadinya aksi jual lanjutan dan terwujudnya profit taking bisa mungkin tercipta.
Dalam laman bnisekuritas.co.id, di Jakarta, hari ini, memperlihatkan bahwa peluang kerawanan profit taking selama di bawah 5.715 dan Candle Bearish Dark Cloud.
“IHSG menunjukkan momentum bearish, didukung Stochastic bullish, candle bearish dark cloud, MACD bearish, Fase distribusi & trend bearish, selama di bawah 5.627, trend Volume menurun, penutupan di atas 5.524 (5 Day MA),” bunyi BNIS Daily Technical Analysis of March 6, 2020.
Jika, IHSG closed di atas 5.627 target 5.748/5.868. Selanjutnya, Selama below 5.627 berpeluang menuju support 5.843 DONE/5.767 DONE/5.678/5.629 DONE/5.492 DONE/5.318 DONE/5.238.
Trend Jangka Pendek: NETRAL (selama di bawah 5.557).
Trend Jangka Menengah: BEARISH (Selama di bawah 5.868).
Resist: 5.667/5.715/5.686/5.748/5.800/5.868. Support: 5.627/5.600/5.557/5.520.
Perkiraan 5.600 – 5.680.
Fotographer: Rendy MR/TopBusiness.id
