Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga penutupan perdagangan hari ini di Bursa Efek Indonesia kehilangan 139,59 poin, atau setara dengan 2,48 persen ke posisi 5.498,54. Pelaku pasar semakin mengkhawatirkan kondisi penyebaran virus corona, sekalian melakukan aksi ambil untung.
Pelaku pasar merasa khawatir dengan potensi perlambatan pertumbuhan ekonomi, menyusul penyebaran virus corona, sehingga melakukan aksi ambil untung.Sebab, sejumlah negara melakukan karantina dan larangan bepergian.
Selain, sentimen negatif dari dalam negeri turut memperlemah indeks komposit Jakarta tersebut. Yakni, cadangan devisa pada akhir Februari 2020 sebesar USD 130,4 miliar, atau lebih rendah dibandingkan akhir Januari USD 131,7 miliar.
Perdagangan berlangsung normal dengan volume transaksi mencapai 5.142.914.420 unit saham dan frekuensi 380.381 kali senilai Rp 6,690 triliun.Beberapa saham mengalami peningkatan harga, diantaranya, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) Rp 425 ke posisi Rp 6.400 per unit, diikuti PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 250 ke posisi Rp 6.950, dan PT Pollux Properti Indonesia Tbk (POLL) Rp 325 ke posisi Rp 11.175.
fotographer: Rendy MR/TopBusiness.id
