TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Program 1 Juta Rumah Tak Didukung Politik Anggaran

Nurdian Akhmad
24 January 2015 | 08:25
rubrik: Capital Market
Rumah Murah (Foto: Adhito/BusinessNews Indonesia)
Rumah Murah (Foto: Achmad Adhito/BusinessNews Indonesia)

Jakarta, businessnews.id — Ketua Umum Himpunan Bank-bank Negara (Himbara) Gatot Suwondo mengatakan, Pemerintah Indonesia kurang sinkron dalam kebijakan pembangunan 1 juta rumah.

“Pemerintah ingin membangun 1 juta rumah, tapi kok yang diajukan pemberian tambahan PMN (penyertaan modal negara) Bank Mandiri dan bukan BTN (Bank Tabungan Negara),” kata dia di Jakarta (23/1/2015).

Seyogianya, mewujudkan program 1 juta rumah didukung politik anggaran. Antara lain memberi tambahan modal ke bank yang jago bidang perumahan rakyat.

“Kalau ngomong jagoan KPR (kredit pemilikan rumah) sudah pasti BTN, namun sekarang mereka kekurangan modal,” terang dia.

Sementara di tempat terpisah, Ketua Dewan Pembina Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Indonesia (Apersi) Fuad Zakaria berkata, program 1 juta rumah sebatas mimpi.

Sebab di samping tidak didukung  politik anggaran, diberatkan dengan penghapusan Kementerian Perumahan Rakyat, serta rencana penghapusan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

“Sekarang urusan perumahan hanya diurus oleh pejabat setingkat direktur jenderal, bagaimana bisa mencapai target di atas,” kata Fuad.

Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2015 (RAPBNP 2015), Pemerintah Indonesia mengajukan tambahan penyertaan modal negara (PMN) ke 35 badan usaha milik negara. Dan di antara itu, Rp 5,6 triliun untuk Bank Mandiri.

Penulis/Peliput: Abdul Aziz

Ed: Dhi

 

BACA JUGA:   Diwarnai 3 Sentimen Pasar, Ini Saran Saham Pekan Ini
Previous Post

DPR: Dana Injeksi BUMN Lebih Pas untuk KUR

Next Post

Aset BUMN Bisa Rp 12.000 Triliun Tapi Enggan Revaluasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR