TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Peringkat SMAR idA+

Agus Haryanto
31 March 2020 | 10:05
rubrik: Finance
Lembaga Kajian NawaCita: RI Harus Investasi Besar-besaran di Bidang SDM

Jakarta, TopBusiness – Lembaga pemeringkat efek, PT Pefindo menegaskan peringkat “idA+” kepada PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR).

Perusahaan juga menetapkan peringkat “idA+” terhadap rencana Obligasi Berkelanjutan II Tahun 2020 yang akan diterbitkan sebesar maksimum Rp3,0 triliun. Fase pertama adalah maksimal sebesar Rp1,0 triliun dan akan digunakan untuk membiayai pengeluaran modal.

Analis Pefindo, Christyanto Wijaya dan Niken Indriarsih, menyebut bahwa prospek atas peringkat SMAR adalah “stabil”.

Obligor dengan peringkat idA memiliki kemampuan yang kuat dibandingkan obligor Indonesia lainnya untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya. Walaupun demikian, kemampuan obligor mungkin akan mudah terpengaruh oleh perubahan buruk keadaan dan kondisi ekonomi dibandingkan obligor dengan peringkat lebih tinggi. Tanda Tambah (+) menunjukkan bahwa peringkat yang diberikan relatif kuat dan di atas rata-rata kategori yang bersangkutan.

Peringkat mencerminkan bisnis model SMAR yang terintegrasi dengan profil perkebunan yang baik, segmen bisnis dan area yang terdiversifikasi dengan baik, dan permintaan domestik yang kuat untuk minyak kelapa sawit.

Peringkat tersebut dibatasi oleh struktur permodalan yang agresif, ketergantungan terhadap pasokan bahan baku dari pihak eksternal, dan eksposur terhadap fluktuasi harga komoditas global dan cuaca yang tidak menguntungkan.

Peringkat dapat dinaikkan jika SMAR secara konsisten melampaui EBITDA yang ditargetkan dan secara signifikan memperbaiki struktur permodalan. SMAR juga harus secara efisien mengelola siklus konversi kas untuk menjaga utang modal kerja sesuai dengan proyeksi. Namun, peringkat dapat diturunkan jika Perusahaan menarik utang yang lebih tinggi tanpa dikompensasi dengan peningkatan profil bisnis. Pencapaian EBITDA yang secara signifikan lebih rendah dari yang diproyeksikan ditengah tingkat utang yang tinggi dan/atau siklus konversi kas yang lebih panjang secara terus menerus juga dapat memicu penurunan peringkat.

BACA JUGA:   Pefindo Tetapkan Peringkat Jasindo Syariah

foto: Istimewa

Previous Post

Rupiah Menguat di Tengah Proyeksi Pelemahan

Next Post

Mendag: Covid Harus Ditangani Kolaborasi Dunia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR