Jakarta, TopBusiness – Selama delapan tahun sejak berdiri 2011, PT Jamkrida Bali Mandara (JBM) hingga kini tetap konsisten membantu Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi (UMKMK) di Bali dalam mengembangkan usaha, terutama melalui layanan Produk Penjaminan Kredit. Selain itu, sebagai entitas bisnis, BUMD ini juga telah berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah daerah, dari tahun 2011-2019 dengan membagikan dividen sebesar Rp5.070.070.004.
Berdasarkan riset awal dan seleksi administrasi, PT. Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Bali, terpilih menjadi salah satu dari 200 BUMD yang masuk finalis untuk maju di babak penjurian di ajang corporate rating “Top BUMD Award 2020” yang dihelat Majalah TopBusiness bekerja sama dengan sejumlah lembaga konsultan dan lembaga riset independent. Penilaian antara lain mencakup kinerja pelayanan kepada nasabah, kinerja usaha, terobosan dan inovasi yang dilakukan, termasuk di sistem manajemen, serta kontribusinya dalam memajukan ekonomi daerah.
“Kami atas nama dewan Juri mengucapkan selamat kepada PT Jamkrida Bali Mandara (JBM) yang tahun ini terpilih menjadi salah satu finalis di ajang Top BUMD Award 2020. Ini merupakan kegiatan corporate rating yang antara lain bertujuan mendorong BUMD yang ada di seluruh Indonesia untuk senantiasa berinovasi dan berkreasi agar bisa makin berdaya saing dan berkontribusi bersama memajukan perekonomian masyarakat,” ujar Kusuma Prabandari dari Dwika Consulting saat membuka acara penjurian Top BUMD Award 2020 dengan peserta PT. Jamkrida Bali yang diikuti enam juri melalui video conference via aplikasi Zoom, baru-baru ini.
Presentasi dan wawancara penjurian dilakukan oleh Direktur Utama PT Jamkrida Bali Ketut Widiana Karya. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan berbagai capaian terkait terobosan inovasi layanan, kinerja usaha, penjaminan kredit, serta rencana strategis terkait upaya pengembangan ke arah digitalisasi. “Sekarang eranya digital, karena itu agar tidak tertinggal dan bisa terus berdaya saing tinggi, kami juga mulai melakukan transformasi bisnis dengan penerapan teknologi informasi dan digitalisasi. Di antaranya pengembangan produk baru : Penjaminan KUR berbasis Online Sistem dan Penjaminan Kredit Financial Technologi atau fintech,” ujarnya.
Disebutkan, PT Jamkrida Bali yang kini memiliki 79 karyawan, termasuk 2 direksi dan 41 agen penjualan, merupakan salah satu BUMD yang berada di Provinsi Bali dengan kepemilikan saham Provinsi Bali dan seluruh kabupaten/kota yang ada di Bali dengan Pemerintah Provinsi Bali selaku Pemegang Saham Pengendali. Pendirian perusahaan dilatarbelakangi oleh permasalahan UMKM, terutama terkait masalah permodalan. Sebagaimana yang dialami UKMKM pada umumnya, mereka kesulitan mendapatkan akses pembiayaan dari lembaga keuangan formal, seperti perbankan, disebabkan keterbatasan atau kesulitan memenuhi ketentuan jaminan.
“Kami hadir untuk menjembatani masalah ini. Jadi sesuai dengan visi dan misi, kami hadir untuk membantu UMKM dan Kperasi dengan memberikan jaminan kredit supaya para pelaku usaha ini, bisa terus meningkatkan kinerja usaha. Dengan adanya program penjamina, diharapkan makin banyak pelaku usaha yang bisa terbantu, sekaligus bisa meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Dalam hal ini, kami juga melakukan kegiatan bantuan konsultasi manajemen bagi penguatan usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi agar menjadi pelaku ekonomi yang tangguh,” ujarnya.
Adapun produk-produk penjaminan yang tawarkan ke masyarakat berupa, di antaranya meliputi: Penjaminan Kredit Mikro dan Kecil, Penjaminan Kredit Konstruksi Pengadaan Barang & Jasa, Penjaminan Kredit Linkage Program, Penjaminan Kredit Multiguna, Penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR), Penjaminan Bank Garansi, Surety Bond, serta Custom Bond.
Melalui Produk Penjaminan Bank Garansi dan Surety Bond, PT Jamkrida Bali Mandara selama ini telah menjamin proyek-proyek yang sumber pendanaannya dari Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat. Sehingga secara tidak langsung PT Jamkrida Bali Mandara memberikan dukungan terhadap Pemanfaatan APBN yang efektif dan tepat sasaran.
Sedangkan kinerja penjaminan, selamaperiode tahun 2019 terealisasi Rp4.478.882.990.631,- meningkat 167% dari plafon penjaminan periode Tahun 2018. Adapunjumlah terjamin 83.849 meningkat 134% dari tahun 2018. Begitujuga partner usaha mencapai 592 rekanan atau meningkat 121% dari tahun 2018.
Dari kegiatan usaha yang dilakukan, selama delapan tahun sejak berdiri juga bisa terus meningkat, di mana laba periode tahun 2019 mencapai sebesar Rp3.302.873.591 atau mencapai 104% dari target RKAP Tahun 2019 serta tumbuh 22% dari laba tahun 2018 sebesar Rp2.716.568.630. Dari tahun 2011 hingga 2019, PT Jamkrida Bali Mandara juga bisa berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah daerah dengan telah membagikan dividen sebesar Rp5.070.070.004.
“Sesuai dengan perhitungan tingkat kesehatan keuangan Lembaga Penjamin berdasarkan SEOJK Nomor 18/SEOJK.05/2018 PT Jamkrida Bali termasuk dalam kategori sehat. Hasil Audit Kantor Akuntan Publik atas laporan keuangan PT Jamkrida Bali tahun buku 2019 mendapat Opini Wajar,” katanya.
Pada Tahun 2019 PT Jamkrida Bali Mandara juga berhasil membuat terobosan dalam menangani klaim dengan meningkatkan sharing risiko kapada rekanan Reasuransi yang berdasarkan pada ketentuan POJK yang berlaku bagi Lembaga Penjamin. Kebijakan ini mampu mendongkrak laba perusahaan yang mencapai sebesar Rp 3,3 Miliar di Tahun 2019. Kebijakan sharing risiko ini diharapkan akan mampu menurunkan nilai klaim yang harus ditanggung PT Jamkrida Bali Mandara di tahun-tahun berikutnya.
Selain itu, PT Jamkrida Bali Mandara juga telah menerapkan mekanisme penjaminan otomatis cover dan mekanisme kasus per kasus (Case by Case) sehingga Non Performing Guarantee (NPG) PT Jamkrida Bali Mandara per 31 Desember 2019 yaitu 0,58%. Persentase tersebut dinilai masih dalam kategori sehat karena Non Performing Loan (NPL) Perbankan apabila dibawah 5% dikategorikan sehat. “Hal ini tentu saja tidak lepas dari upaya-upaya Perusahaan untuk melakukan mitigasi klaim dan mempercepat pelayanan penjaminan kredit,” ujarnya.
Penulis: Ahmad Churi
Keterangan foto: Penyerahan penghargaan TOP BUMD 2019 kepada PT Jamkrida Bali Mandara (JBM) di Jakarta.
