Jakarta, TopBusiness – Pada penutupan perdagangan Rabu (10/06/2020) di Bursa Efek Indonesia, indeks harga saham gabungan (IHSG) terkoreksi menjadi 4.920,682 poin, atau menjauhi level psikologis. Indeks komposit Jakarta tersebut jatuh sejauh 114,37 poin, atau setara dengan 2,27 persen.
Pelaku pasar domestik melepaskan saham bersektor agribisnis sehingga jatuh hingga 3,51 persen, diikuti properti dan industri dasar yang masing-masing 3,32 persen dan 2,92 persen.
Pelaku pasar mencermati perkembangan virus corona yang tak kunjung melemah. Jumlah kasus Covid-19 di Indonesia tercatat lebih dari 1.000 orang. Selain, indeks komposit Jakarta tersebut terkena sentimen aksi ambil untung lanjutan.
Perdagangan di pasar reguler berlangsung ramai dengan ditandai volume mencapai 10.000.996.471 unit saham dan frekuensi dan frekuensi 819.523 transaksi senilai Rp 10,975 triliun. Sejumlah saham mengalami tekanan jual, diantaranya, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) Rp 75 menjadi Rp 7.175 per unit, dan PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC) Rp 30 menjadi Rp 990, dan PT Arkha Jayanti Persada Tbk (ARKA) Rp 75 menjadi Rp 1.055.
Foto: Rendy MR
