Jakarta, TopBusiness – Group Head of Consumer Banking and Wealth Management DBS Bank, Sim S. Lim, menyebut mengenai pentingnya transformasi digital, dan Bank DBS telah memulai perjalanan transformasi digital sejak 2011.
Menurutnya, di tengah pandemi Covid-19 ini, digitalisasi bank menjadi penting. Dan hal tersebut berdasarkan pada empat elemen penting, yaitu augmented banking, open banking, automation banking, dan cognitive banking.
DBS sendiri, kata dia, telah menyelesaikan tiga elemen pertama dalam beberapa tahun terakhir, dan sekarang tengah berfokus pada elemen terakhir, cognitive banking yang akan sangat memberikan pengaruh terhadap wealth landscape.
“Hal ini tentu tidak mudah, namun DBS berkomitmen untuk senantiasa bertransformasi melalui pengembangan layanan yang kami lakukan dengan melayani nasabah dan memberikan insight dari CIO secara kontekstual berdasarkan atas interest atau minat mereka,” katanya, di Jakarta, Kamis (16/7/2020) .
Generasi terbaru dari aplikasi DBS iWealth ini, kata dia, ditingkatkan berdasarkan atas feedback dari nasabah agar menjadi lebih intuitif dan mudah digunakan.
“Upaya digitalisasi yang telah berlangsung selama bertahun-tahun, memberi kami landasan kuat, dan menempatkan kami pada posisi tepat untuk melakukan perubahan dan penyesuaian dengan cepat, guna memenuhi kebutuhan nasabah wealth management di tengah pandemi Covid-19, masa di mana kami melihat adanya pertumbuhan penggunaan terhadap layanan digital kami,” tambah Sim S. Lim.
Berikut adalah upaya digitalisasi Bank DBS hingga Mei 2020, yakni, DBS iWealth: Platform komprehensif (all-in-one), yang memungkinkan nasabah wealth management mengoperasikan lebih dari 150 layanan perbankan, layanan wealth management dan investasi yang dapat diakses di mana saja dan kapan saja.
“Dan dibanding Januari 2020, ternyata set-up of price alerts meningkat dua kali lipat, 104% lebih, transaksi ekuitas meningkat 80%, transaksi dana & valuta asing juga meningkat, masing-masing sebesar 5% dan 9%,” kata dia.
Juga ada Relationship Manager (RM) Mobility yakni perpanjangan dari layanan Relationship Manager. Ini portal satu pintu untuk informasi nasabah, ulasan portofolio dan pelaksanaan transaksi, dan lain-lain, yang memberikan layanan nasabah tanpa hambatan dari jarak jauh atau saat berpergian.
“RM ini dapat terus melayani nasabah tanpa hambatan. Dan ini terlihat dari peningkatan sebesar 31% dalam ulasan portofolio melalui RM Mobility,” pungkas dia.
Foto: Ilustrasi (Istimewa)
