TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Indosat Ooredoo Hadirkan ICT

Agus Haryanto
17 July 2020 | 09:20
rubrik: Capital Market
Indosat Ooredoo Hadirkan ICT

Jakarta, TopBusiness – Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) telah membuat pemerintah baik pusat dan daerah melakukan sejumlah pembatasan terhadap kegiatan masyarakat sebagai salah satu upaya untuk menekan penyebaran. Ini bertujuan untuk mengendalikan jumlah pasien yang harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit, puskesmas, dan sarana kesehatan lainnya, sehingga akan meringankan tugas para tenaga medis sebagai garda terdepan.

Selain berfokus untuk mendukung bidang kesehatan, pemerintah juga berupaya untuk menstimulasi kembali perekonomian nasional yang terdampak akibat pandemi virus Corona, karena hampir semua masyarakat Indonesia turut merasakan imbas yang juga memengaruhi pendapatan mereka.

Pada situasi ini, pemerintah perlu menangani isu pada sektor kesehatan dan ekonomi secara seimbang, efektif, serta efisien. Sehingga, sisi teknologi information communication technology (ICT) memainkan peran yang sangat penting. Parameter yang menunjukkan pemerintahan berjalan secara efektif adalah sistem pelaporan dari tingkat pemerintahan paling bawah yaitu kelurahan sampai ke tingkat kota dapat dilakukan dengan cepat dan kolaboratif.

Sedangkan salah satu ciri efisiensi dari penggunaan anggaran suatu pemerintah kota ialah dengan menggunakan infrastruktur ICT secara bersama-sama (sharing) antara dinas atau instansi dalam suatu pemerintah kota. Di tengah kondisi pandemi, seluruh pemda diimbau untuk melakukan re-focusing anggaran, karena sebagian besar anggaran digunakan untuk penanganan Covid-19.

Untuk menjawab semua kebutuhan tersebut, Indosat Ooredoo sebagai perusahaan telekomunikasi digital, melalui Indosat Ooredoo Business, menghadirkan solusi smart city, hybrid cloud, dan big data. Bekerja sama dengan Qlue, solusi smart city hadir untuk memungkinkan pemkot memantau pergerakan dan aktivitas masyarakat terkait dengan protokol kesehatan Covid-19, seperti, kewajiban memakai masker, pemeriksaan suhu tubuh, pemantauan kapasitas gedung, dan penggunaan transportasi untuk menghindari terjadinya penularan virus. Selain untuk memantau implementasi protokol kesehatan, solusi smart city ini juga dapat digunakan sebagai sarana koordinasi dan kolaborasi antara dinas atau instansi di pemerintah kota.

BACA JUGA:   BEI Hentikan Sementara Perdagangan KARW

Indosat Ooredoo juga bekerja sama dengan Alibaba dalam mengembangkan solusi hybrid cloud untuk berbagai sektor termasuk layanan publik untuk meningkatkan efisiensi operasional. Hybrid cloud merupakan solusi infrastruktur ICT yang bisa digunakan untuk mencapai suatu efisiensi dalam proses dan pengelolaan data. Contoh, adanya pemrosesan data secara terpusat pada pemkot yang akan mempermudah dalam melakukan analisa data (Data Analytic) serta bertujuan untuk mengimplementasikan artificial intelligence (AI) yang dibutuhkan saat ini untuk mempercepat pengambilan keputusan. Solusi hybrid cloud ini juga dapat diintegrasikan dengan data center yang sudah dimiliki suatu pemkot, sehingga dengan adanya integrasi data maka bisa dilakukan data analytic dan artificial intelligence (AI) yang akurat.

Lebih dari itu, teknologi big data dapat digunakan pemkot dalam pengambilan keputusan secara cepat dan akurat. Penggunaan teknologi ini akan lebih memudahkan proses analisa data seperti arus lalu lintas dan kegiatan ekonomi sebuah kota.

Chief Business Officer Indosat Ooredoo, Bayu Hanantasena mengatakan. “Indosat Ooredoo terus berusaha untuk saling bahu-membahu bersama dengan masyarakat dan pelaku usaha di Indonesia dalam menghadapi situasi menantang di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Untuk itu, kami sangat senang dapat bekerja sama dengan Qlue dan Alibaba Cloud dalam menghadirkan solusi smart city dan hybrid cloud, karena kami berkomitmen penuh untuk menghadirkan solusi yang tepat sasaran dan mampu memberikan kemudahan serta mendukung keberlangsungan pemerintahan yang sedang mengalami tekanan dalam menyeimbangkan masalah kesehatan dan masalah ekonomi. Kami berharap solusi ini akan membantu pelanggan pemerintahan untuk menjalankan roda pemerintahan dengan lebih efektif dan efisien.” Demikian tersebut dalam indosatooredoo.com, di Jakarta, hari ini.

Solusi smart city memungkinkan pemkot dan perusahaan melakukan penghematan pengeluaran biaya operasional dengan koordinasi dan kolaborasi yang dilakukan secara digital dengan menggunakan apikasi. Sementara hybrid cloud dapat menjadi solusi pemkot untuk implementasi pusat data yang terintegrasi pada semua dinas atau instansi terkait infrastuktur IT yang fleksibel, efisien, dan cepat melalui hybrid cloud.

Previous Post

Saat Dibuka, IHSG Terkoreksi 11 Poin

Next Post

GRC, Bikin Kinerja Taspen Life Lebih Stabil Saat Pandemi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR