Jakarta, TopBusiness—Walaupun banyak pasar tradisional yang ditutup karena menjadi pusat penyebaran virus Covid-19 dan ada penerapan protokol kesehatan yang ketat oleh pemerintah, ternyata mayoritas konsumen tetap memilih belanja kebutuhan segar (sayur mayur, ikan, daging) sehari-hari melalui tukang sayur. Warung. Dan pasar tradisional.
”Sementara, kunjungan ke gerai ritel modern dilakukan oleh mayoritas konsumen sebulan sekali, untuk membeli produk-produk fast moving consumer goods yang tahan lama seperti makanan kering, bumbu masak, produk perawatan pribadi, dan sebagainya,” kata Cerli Wirsal, Director Product Specialist, Nielsen Media Indonesia, di Jakarta kemarin sore.
Dalam penjelasan hasil riset terbaru ke media massa via konferensi video, Cerli menjelaskan bahwa dalam hal sistem pembayaran, hasil studi Nielsen New Normal Survey memerlihatkan: sebagian besar konsumen Indonesia masih memilih untuk melakukan pembayaran secara tunai (98%).
Namun cara pembayaran menggunakan e-wallet (17%) dan bank transfer (16%) mengalami peningkatan khususnya pada konsumen SES upper class.
“Secara umum, dari studi ini terlihat bahwa konsumen akan tetap melakukan rutinitas normal nantinya, tetapi beberapa kebiasaan baru terkait konsumsi media dan aktivitas berbelanja akan tetap dilanjutkan di situasi new normal,” kata dia.
Sehingga penting bagi pemilik merek memanfaatkan peluang ini dengan cara tetap berkomunikasi dengan para konsumen melalui berbagai platform. “Di sisi lain juga ada peluang bagi industri toko atau ritel mengembangkan pembayaran ataupun pengiriman barang berbasis teknologi,” papar dia.
Foto: Rendy MR/TopBusiness
