TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Aplikasi Ini Mudahkan Warga Ber-Posyandu Saat Covid

Achmad Adhito
18 August 2020 | 16:01
rubrik: BUMN
Bank Riau Kepri Tingkatkan Akses Perbankan Pelosok

Ilustrasi Internet di Pedesaan (Sumber: Istimewa)

Jakarta,TopBusiness—Menyikapi pandemi Covid-19 yang terjadi sejak awal tahun 2020, PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) IV Jawa Bagian Tengah (JBT) berinovasi menciptakan Sistem Informasi Tumbuh Kembang (Si-Kembang) dalam bentuk situs internet. Dan mendorong masyarakat untuk menjalankan kegiatan Delivery Pelayanan Terpadu (Desyandu) sebagai wujud tanggap Covid-19 di Desa Teras, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali.

Hal tersebut diutarakan oleh Anna Yudhiastuti, Unit Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina MOR IV. Aktivitas itu sebagai program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) Fuel Terminal (FT) Boyolali, untuk menggantikan fungsi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang terkendala akibat Covid-19.

“Pada kondisi normal masyarakat khusunya ibu dan balita (bayi lima tahun) melaksanakan monitor kesehatan secara berkala setiap bulannya di Posyandu yang dipandu oleh para kader. Namun kegiatan tersebut terhenti karena anjuran jaga jarak fisik atau physical distancing untuk mencegah penularan Covid-19. Alhasil perkembangan gizi dan kesehatan balita tidak lagi terpantau karena tuntutan harus berada di rumah,” jelas Anna dalam keterangan tertulis hari ini.

Menurutnya hal itu cukup memperihatinkan di mana masa pertumbuhan balita merupakan masa terpenting untuk tumbuh kembang anak dan dapat berpengaruh ke depannya. Untuk itu dibutuhkan inovasi dalam pelaksanaan kegiatan posyandu agar tetap dapat berjalan meski dengan protokol dan anjuran Covid-19.

“Si-Kembang dan Desyandu merupakan inovasi yang kami ciptakan bekerja sama dengan kader posyandu Desa Teras yang merupakan binaan program CSR kami sejak tahun 2019,” kata dia.

Semula programnya adalah berupa pendampingan dan pembinaan kader posyandu serta bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita setiap bulannya. “Namun karena terkendala Covid-19, program kami modifikasi menjadi pelayanan kesehatan dengan sistem antar di rumah masing-masing balita atau Desyandu,” terang Anna.

BACA JUGA:   26% Perusahaan RI Berstrategi Digital Bagus

Desyandu itu sendiri telah berjalan sejak Juni 2020. Sebelumnya para kader posyandu yang berjumlah 55 orang diberikan pemahaman terkait protokol Covid-19 pada saat melaksanakan monitor kesehatan balita di rumah.

Selain itu kader juga dibekali dengan Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker, sarung tangan, pelindung wajah (face shield), apron/rompi medis, hand sanitizer, hingga thermogun infrared (alat pengukur suhu).

“Sejak itu perkembangan kesehatan balita di Desa Teras kembali termonitor dan kebutuhan gizi anak pun tetap terpenuhi. Tentunya dengan tetap memperhatikan protokol dan anjuran Covid-19 yang berlaku,” kata Anna.

Ilustrasi: Istimewa

Tags: csr pertaminadampak covid-19desyanduposyandusi-kembang
Previous Post

Perum Perindo Semangat Wujudkan Tata Kelola Perusahaan yang Baik

Next Post

FOTO – Pajak Game Online

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR