TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ini Cara RNI Kuatkan Ketahanan Pangan

Nurdian Akhmad
2 October 2020 | 18:31
rubrik: Business Info
Produksi Gula RNI Masih Fluktuatif

Jakarta, TopBusiness –  PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) (RNI) bekerja sama dengan Karang Taruna dalam penguatan ekonomi dan stabilisasi pangan. Direktur Utama RNI Eko Taufik Wibowo mengatakan RNI memiliki tugas dalam menjaga stabilitas pangan dan pemberdayaan UMKM.

Menurut Eko, upaya menjaga stabilitas pangan dan penguatan ekonomi Indonesia merupakan tugas bersama. “Semua pihak kata dia, memiliki tanggung jawab untuk terlibat. Tidak terkecuali Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan,” ujar Eko dalam keterangan tertulisnya, Jumat (2/10/2020).

Eko mengaku senang dengan visi dan misi pemberdayaan yang diusung Karang Taruna. Eko menegaskan RNI atau pun BUMN yang bergerak di sektor pangan lainnya yang saat ini tergabung kedalam BUMN Klaster Pangan membutuhkan mitra, khususnya dalam upaya meningkatkan produktivitas dan kualitas produk pangan nasional.

“Bermitra dengan UMKM misalnya, dengan kelompok di grass root, petani, serta pedagang. Ini diperlukan untuk menciptakan sinergi,” ucap Eko.

Khusus Karang Taruna, Eko menyebut hanya diperlukan penyamaan data base untuk menjadi mitra. Taruna-taruna bisa menjadi distributor gula, beras, minyak, atau hasil bidang usaha lainnya yang diproduksi perusahaan RNI. “Saat ini yang paling dibutuhkan adalah konsolidasi database,” lanjut Eko.

Kata Eko, pada akhir 2020 mendatang, RIN bersama BUMN klaster pangan menargetkan sekitar 15 ribu warung UMKM se-Jabodetabek dapat bergabung dalam program Mitra Warung Pangan. Untuk saat ini, yang bergabung sudah sekitar 2.500 warung UMKM.

Model bisnisnya, Eko sampaikan  RNI berperan sebagai off taker produk-produk hasil pertanian UMKM, petani, peternak, petambak garam, dan nelayan. Mereka mendistribusikan produk-produk tersebut kepada mitra-mitra Warung Pangan berdasarkan pesanan melalui jaringan logistik RNI. “Ini baru dicoba dengan UMKM di Jakarta,” kata Eko.

BACA JUGA:   OJK Cabut Izin Usaha Asuransi Recapital

Eko mengatakan RNI dan Karang Taruna akan menandatangani nota kesepahaman pada 7 Oktober mendatang.

Wakil Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna Nasional Muhammad Rapsel Ali mengatakan kemitraan yang terjalin dengan RNI bisa melahirkan banyak wirausaha muda. Hal itu sejalan dengan program Karang Taruna untuk melahirkan wirausaha sosial.

“Para pemuda, khususnya di Karang Taruna selalu berpikir untuk menjadi entrepreneur.  Kalau kita bisa menggandeng perbankan dan membantu akses KUR, ini akan luar biasa dampaknya,” ucap Rapsel.

Tags: RNI
Previous Post

FOTO – Pusat Pelatihan Berkendara Indonesia Safety Driving Center (ISDC)

Next Post

Hadapi Krisis, Daerah Perlu Cepat Realisasikan Belanja

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR