TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Bisa Berbalik ke Tren Positif

Busthomi
23 October 2020 | 08:26
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Ilustrasi harga saham di Bursa Efek Indonesia. FOTO: Rendy MR/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi akan kembali berbalik menguat, usai sebelumnya melemah tipis. Hal ini karena dimungkinkan masih adanya sentiment positif yang menopang IHSG.

Menurut analis pasar modal dari Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama, pada perdagangan kemarin IHSG ditutup melemah tipis 0.09% di level 5091.82. Adapun untuk perdagangan jelang akhir ini, berdasarkan indicator teknikal, MACD, Stochastic maupun RSI masih menunjukkan sinyal positif.

“Dan di sisi lain, terlihat juga pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat,” tutur dia, di Jakarta, Jumat (23/10/2020).

Dengan kondisi pasar yang seperti itu, dia memproyeksi, adapun level support maupun resistance Indeks akan berada pada kisaran 5023.89 hingga 5182.53.

Untuk itu, berikut sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

– BBCA, dengan daily (29000). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 28500 – 29000, dengan target harga secara bertahap di level 30500, 34050 dan 37600. Support: 27775 & 26950.

– BMRI, dengan daily (5450). Terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 5350 – 5450, dengan target harga secara bertahap di level 5600, 6400, 6575 dan 7550. Support: 5175.

– ICBP, dengan daily (9650). Terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 9500 – 9700, dengan target harga secara bertahap di level 9975, 11075 dan 12200. Support: 9500 & 9125.

BACA JUGA:   IHSG Dibuka Merosot ke Level 6.010

– ISAT, dengan daily (2040). Terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 2020 – 2040, dengan target harga secara bertahap di level 2110, 2370, 2630 dan 2890. Support: 1975.

– MEDC, dengan daily (370). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 364 – 370, dengan target harga secara bertahap di 384, 444, 505, 560 dan 620. Support: 354.

Foto: Rendy MR (TopBusiness)

Tags: analisihsgproyeksi ihsgproyeksi saham
Previous Post

Ada Potensi IHSG Bergerak Naik

Next Post

BNIS Kucuri Pembiayaan Wakaf dengan Agunan Imbal Hasil CWLS

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR