Jakarta, TopBusiness – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi akan kembali melanjutkan penguatannya seperti yang terjadi akhir pekan lalu. Hal ini tak lepas dari adanya beberapa sentiment positif.
Menurut analis pasar modal PT Binnartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama, pada perdagangan Jumat lalu, IHSG berhasil ditutup menguat 0.40% di level 5112.19. Dan pada hari ini, besar kemungkinan Indeks kembali berada di zona hijau. Sebab, berdasarkan indikator, MACD, Stochastic maupun RSI masih menunjukkan sinyal positif.
“Dan di sisi lain juga masih terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekatnya,” tutur dia di Jakarta, Senin (26/10/2020).
Dengan kondisi tersebut, dia memproyeksi laju level support maupun resistance Indeks akan berada pada kisaran 5023.89 hingga 5182.53.
Berikut sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor:
– GGRM, dengan daily (40925). RoE: 13.49%; PER: 10.18x; EPS: 4021.90; PBV: 1.39x; Beta: 1.17. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 40100 – 40925, dengan target harga secara bertahap di level 41600, 44600, 48700 dan 66125. Support: 38725.
– ITMG, dengan daily (8075). RoE: 6.82%; PER: 10.39x; EPS: 776.98; PBV: 0.73x; Beta: 1.5. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada 7975 – 8075, dengan target harga secara bertahap di level 8150, 8525, 9000, 10100 dan 11200. Support: 7900 & 7650.
– PTBA, dengan daily (1960). RoE: 15.52%; PER: 8.74x; EPS: 224.14; PBV: 1.36x; Beta: 0.92. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1950 – 1960, dengan target harga secara bertahap di level 2070, 2150, 2250, 2490 dan 2730. Support: 1885.
– WIKA, dengan daily (1190). RoE: 3.06%; PER: 21.39x; EPS: 55.64; PBV: 0.65x; Beta: 2.27. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 1160 – 1190, dengan target harga secara bertahap di level 1210, 1320, 1570 dan 1820. Support: 1130.
– WTON, dengan daily (240). RoE: 2.21%; PER: 28.50x; EPS: 8.42; PBV: 0.63x; Beta: 1.62. Terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham “Akumulasi Beli” pada area level 236 – 240, dengan target harga secara bertahap di level 250, 260, 290, 310, 360 dan 408. Support: 236 & 212.
Foto: Rendy MR (TopBusiness)
