Jakarta-Thebusinessnews, Sepanjang 6 bulan belakangan ini IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan ) anjlok sebesar 5,38 persen. Dampaknya juga di rasakan oleh Perusahaan Dana pensiun, sebab sebagian besar dana investasinya di tempatkan di surat Utang Negera/korporasi dan saham.
“ Dampaknya aset kami susut 6 persen, tapi itu baru potensi hilang sebab jika dinilair secara wajar maka memang susut segitu,” terang Sekretaris DPP Perkumpulan Asosiasi Dana Pensiun Indonesia, Sularno, saat berbuka bersama wartawan, di Jakarta, Senin, 22 Juni 2015.
Ia menambahkan, Pertanggal 17 Juni 2015 total aset telah turun 6 persen menjadi Rp 198 Triliun. Berdasarkan data PT Bursa Efek Indonesia di sebutkan terjadi penurunan tajam dimana pertanggal 17 Juni 2015 ditutup pada level 5200. Jika dihitung secara year to date (YTD), IHSG turun sekitar 5,38 persen, bahkan 1 bulan terakhir IHSG turun sekitar 6,15 persen.
Seperti diketahui investasi Dana Pensiun per Maret pada saham Rp 29,747 triliun atau 15,86 persen dari total dana investasi. Sementara penempatan di surat utang baik negara dan korporasi mencapai Rp 39, 038 triliun atau 20,81 persen. “ Penurunaan nilai surat utang cukup mengerus aset dana pensiun,” tutup dia.(AZ)
