Jakarta, TopBusiness – Pencapaian nasabah prioritas di BNI Syariah terus tumbuh positif, sekalipun di masa pandemic covid-19 ini. Untuk itu, perseroan pun memberikan apresiasi kepada mereka. Sebab raihan dana pihak ketiga (DPK) dari nasabah prioritas ini cukup besar.
Tercatat, hingga saat ini BNI Syariah mempunyai 8.000 nasabah prioritas dengan dana kelolaan masing-masing lebih dari Rp500 juta. Dan sampai November 2020, total DPK nasabah prioritas BNI Syariah pun sudah mencapai Rp9,37 triliun. Pada masa pandemi COVID-19, sampai November 2020, bisnis prioritas BNI Syariah masih tumbuh sebesar positif sebesar 16% dibanding tahun 2019.
Dan untuk menjaga loyalitas nasabah tersebut, BNI Syariah menggelar Webinar Customer Gathering dengan tema Istiqomah Sehat dan Bahagia. Acara tersebut dengan dengan mengundang segenap nasabah prioritas BNI Syariah dari 68 cabang.
Dan sebagai bentuk apresiasinya, BNI Syariah memberikan penghargaan kepada nasabah prioritas di antaranya pemberian 10 paket medical check up untuk 10 nasabah yang beruntung. Pemberian medical check up ini merupakan komitmen sinergi BNI Group yaitu BNI Syariah dengan BNI Life. Selain itu, anak usaha PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk ini juga memberikan 100 Paket Asessment Al Fatihah untuk 100 nasabah terpilih.
Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo mengucapkan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh nasabah prioritas atas kepercayaan dan kerjasamanya selama ini untuk memilih BNI Syariah sebagai mitra dalam mengelola keuangan sesuai prinsip syariah.
“Sebagai Hasanah Banking Partner, BNI Syariah berkomitmen untuk menjalankan Hasanah Way untuk kebermanfaatan nasabah baik dunia maupun di akhirat. BNI Syariah juga berkomitmen untuk terus memberikan yang terbaik sesuai prinsip syariah melalui produk, layanan, dan inovasi,” kata Abdullah Firman Wibowo, seperti dalam keterangan resmi yang diterima TopBusiness, di Jakarta, Senin (28/12/2020).
Direktur Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi berharap bisa memberikan insight terkait pentingnya menjaga dan menjalankan protokol kesehatan, sehingga nasabah dapat tetap produktif di tengah kondisi pandemi COVID-19.
“Kami berharap acara ini bisa meningkatkan silaturahmi antara BNI Syariah dengan segenap nasabah prioritas agar selalu mendapatkan kebermanfaatkan, barokah dan tuntunan Allah,” imbuh Iwan.
Salah satu pembicara lainnya adalah dokter Agus Ali Fauzi. Dia menekankan pentingnya menjaga daya tahan tubuh di masa pandemi COVID-19. “Beberapa yang bisa dilakukan adalah mendekatkan diri kepada Allah, berpikir positif dan optimis, menjaga mood, serta menambah sedekah,” kata Agus. Selain itu dari sisi makanan, asupan air putih dan vitamin juga harus diperhatikan.
Selain mereka bertiga, juga hadir dari BNI Syariah seperti Pemimpin Divisi Dana Ritel BNI Syariah, Ida Triana Widowati; Pemimpin BNI Syariah Wilayah Jabodetabek Plus, Azizah Saleh; Pemimpin BNI Syariah Kantor Wilayah Timur, Ali Muafa; dan Pgs Pemimpin BNI Syariah Kantor Wilayah Barat, Asep Mulyadi.
Selanjutnya dari non BNI Syariah adalah, Direktur Utama PT BNI Life Insurance, Shadiq Akasya dan General Manager BNI Life Syariah, Agung Jatmika Nurahsid.
Secara umum, DPK BNI Syariah sendiri hingga triwulan III tahun 2020, mencapai Rp45,65 triliun atau naik 21,76% secara year on year (yoy) dibandingkan periode sama tahun 2019 sebesar Rp37,49 triliun. Pertumbuhan DPK ini didorong oleh pertumbuhan dana murah (CASA), dengan rasio sebesar 65,15%, naik dibandingkan periode sama tahun 2019 sebesar 61,95%.
Dan sampai September 2020, jumlah rekening BNI Syariah sudah mencapai 4 juta rekening, naik 20,28% dibanding periode sama tahun 2019 sebesar 3,3 juta rekening.
FOTO: Istimewa
