Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Rabu (27/01/2021) berpeluang rebound.
Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia melalui samuel.co.id, di Jakarta, hari ini, memperlihatkan bursa saham Indonesia kemarin ditutup melemah 1,89%, meskipun investor asing yang melakukan pembelian bersih sebesar Rp 251,9 miliar di pasar reguler. Pelemahan IHSG terjadi seiring dengan turunnya pasar regional.
Selain itu kasus Covid-19 di Indonesia sudah tembus 1 juta kasus dengan penambahan 13.094 kasus baru pada hari kemarin dan kasus sembuh hanya mencapai 10.868, sehingga kasus aktif terus naik mencapai 163.526 kasus.
Di sisi lain, bursa saham AS bergerak datar pada perdagangan semalam. Dow turun 0,07%, S & P500 0,15% dan Nasdaq 0,07%. Para pelaku pasar masih mewaspadai sebaran kasus Covid-19 yang belum juga mereda di tengah musim laporan keuangan yang baru mulai di AS. Investor juga sedang menanti arah kebijakan Presiden baru, Joe Biden, terhadap perdagangan dengan China. Jika kebijakannya kebijakan kebijakan presiden sebelumnya, maka di khawatirkan perang dagang akan terus berlanjut.
Selain itu, investor juga menunggu data ekonomi yang datang di minggu ini. Salah satunya adalah hasil rapat FOMC tentang arah kebijakan Bank Sentral AS terkait suku bunga dan pandangan arah kebijakan moneter di tahun 2021 ini. Selain itu ada data GDP kuartal 4, klaim pengangguran, dan data penjualan rumah baru.
Sentimen positif datang dari IMF yang mengumumkan prospek pertumbuhan ekonomi global FY21F sebesar 5,5%, naik 0,3% dari perkiraan sebelumnya di Oktober 2020 silam. “Sehingga hari ini IHSG berpeluang sedikit melakukan rebound,” demikian tertulis.
Foto: Rendy MR
