Jakarta, TopBusiness—PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (Chandra Asri) bermitra dengan BYD, produsen mobil listrik terkemuka di dunia, mengoperasikan 53 unit forklift listrik, yang merupakan jumlah armada forklift listrik terbesar di Indonesia hingga saat ini yang dipasok oleh BYD. “Pembelian yang dimulainya sejak tahun 2020 sekarangnya telah selesainya sepenuhnya,” kata Erwin Ciputra, Presiden Direktur Chandra Asri, hari ini dalam keterangan pers.
Armada e-forklift terbaru menggunakan baterai lithium ini untuk mendukung fokus Chandra Asri pada prinsip keberlanjutan, membangun sistem transportasi berkelanjutan, menghemat biaya operasional, serta meningkatkan kemampuan dalam mengatasi perubahan iklim. Setiap tahunnya, armada tersebut akan mengurangi 69.445 kg bahan bakar gas (LPG), menghemat 165.360 liter solar (solar), mereduksi 446.472 metrik kg karbondioksida (Co2), dan menghilangkan gas buang nitrogen oksida (NOx).
Erwin Ciputra, “Untuk menjawab tantangan perubahan iklim, penting untuk mengembangkan sistem transportasi berkelanjutan dan mengurangi emisi kendaraan. Kami mengakui keunggulan dan tertarik dengan teknologi kendaraan listrik yang diterapkan oleh BYD.”
Erwin berkata pula, “Melalui investasi ini kami bersemangat untuk terus membangun momentum yang berfokus pada keberlanjutan dan prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG). Kami pun berkomitmen untuk terus mengurangi karbon di sisi transportasi dan mobilitas kami, sekaligus berharap dapat terus berinovasi dan bermitra dengan BYD.”
Eagle Zhao, Sales Director of BYD Asia Pacific Auto Sales mengatakan, “Kami sangat senang dapat bermitra dengan Chandra Asri, perusahaan petrokimia terbesar dan terintegrasi di Indonesia untuk meluncurkan armada kami dengan jumlah terbesar di negara ini hingga saat ini. Dengan pelayanan yang solid, efisiensi energi tinggi, kinerja andal, dan layanan purna jual berkualitas tinggi, forklift BYD telah berhasil memasuki banyak pasar berkembang, termasuk Inggris, AS, Jerman, Jepang, Korea Selatan, serta dengan pengalaman yang mencakup enam benua.”
