Jakarta, TopBusiness – Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Suahasil Nazara, menjelaskan bagaimana kesehatan organisasi Kementerian Keuangan dalam situasi pandemi Covid 19.
Dalam Survei Ministry of Finance Organizational Fitness Index (MOFIN), penilaian kesehatan organisasi di Kementerian Keuangan pada tahun 2021 menjadi momentum penting untuk mengevaluasi efektivitas praktik-praktik dan inovasi manajemen yang telah dilakukan sebagai respons pandemi selama tahun 2020 lalu.
MOFIN sebagai bagian dari evidence-based management di bidang organisasi dan SDM dapat digunakan untuk mengukur apa yang terjadi dengan Kementerian Keuangan. Selain itu, MOFIN juga menjadi alat untuk menyampaikan aspirasi pegawai sehingga diharapkan mampu memperbaiki organisasi.
“Dengan adanya Covid 19, tugas kita sebagai Kementerian Keuangan menuntut bekerja lebih intens. Menuntut kita melakukan perumusan kebijakan dengan mengolah data, mengikuti apa yang terjadi di perekonomian. Kebijakan harus ada yang merumuskan, mendiskusikan, meng-counter dengan teori” kata Wamenkeu secara daring dalam Sosialisasi MOFIN 2021, Kamis (15/4), melalui website kemenkeu.go.id.
MOFIN diperlukan untuk menjaga kinerja tinggi organisasi secara berkesinambungan. Organisasi diharapkan mampu melakukan tiga hal penting, yakni menyelaraskan faktor-faktor internal, mengeksekusi strategi, dan melakukan pembaruan untuk menghasilkan output yang sejalan dengan indikator kinerja.
Keselarasan internal dilakukan sebab pegawai perlu memahami nilai-nilai mengenai program budaya yang berkelanjutan. Sinergi dan keselarasan internal di lingkungan Kementerian Keuangan penting untuk terus ditingkatkan.
