Jakarta, TopBusiness – Ketua Dewan Juri Top CSR Awards 2021, Mas Achmad Daniri, menjelaskan sejumlah hal tentang ajang penghargaan tersebut. Ada beberapa kriteria utama penilaian terhadap program CSR perusahaan peserta.
Pertama, adalah bagaimana tingkat Keselarasan CSR dengan Strategi Bisnis & Penerapan CSV (Creating Shared Value). Kemudian yang kedua adalah Program CSR Unggulan di Masa Pandemi COVID-19. Hal ini menjadi penting, agar keberadaan CSR, dapat terus beperran untuk membantu perusahaan dalam kondisi dan situasi sulit seperti ini. Lalu ketiga, sejauh mana CSR perusahaan sudah mengadopsi CSR terhadap ISO 26000 Social Responsibility. Dan yang ke empat adalah bagaimana Kebijakan dan Sistem Tata Kelola CSR.
Hal itu disampaikan Mas Achmad Daniri dalam sambutannya di acara puncak penghargaan TOP CSR Awards 2021 di Hotel Raffles Jakarta, Ciputra World, Kamis (22/4/2021).
Secara umum, kata Daniri, sudah semakin banyak Program-program CSR perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Indonesia, yang sudah berupaya menyelaraskan dengan strategi bisnisnya.
“Jika selaras dengan strategi bisnis, maka akan tersedia peluang untuk menciptakan manfaat bersama bagi masyarakat setempat, perusahaan dan stakegolder termasuk Pemerintah,” ujar Daniri yang juga mantan direktur utama Bursa Efek Jakarta (BEJ) ini.
Namun demikian, jika hanya dipilih yang selaras dengan strategi bisnis perusahaan saja, bisa jadi ada kepentingan stakeholder yang luput dari perhatian.
Oleh karena itu program pembangunan Pemerintah (pusat dan daerah) dan pihak Swasta pelaku bisnis serta inisiatif dari unsur masyarakat setempat, harus dikolaborasikan dalam memaksimalkan tujuan SDG’s.
Selain itu, menurut Daniri, sebagian besar perusahaan juga sudah banyak menjalankan program-program CSR, yang tidak hanya berfokus pada Pengembangan dan Pelibatan Masyarakat atau Community Involvement dan Development (CID) saja, namun juga aktivtas CSR yang selaras dan relevan dengan 7 (tujuh) Core Subject di ISO 26000 SR.
Sebagian perusahaan, mulai menjalankan CSR dengan pendekatan Corporate Shared Value (CSV), agar para stakeholders, baik di internal dan ekstenal perusahaan, dapat memperoleh manfaat bersama, dan dapat tumbuh bersama-sama. Sebagai catatan, bisnis perusahaan kita akan tumbuh berkelanjutan, jika berada dalam lingkungan yang baik dan kondusif.
