Jakarta-Thebusinessnews. Dalam kondisi perlambatan ekonomi saat ini PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tetap menargetkan transaksi harian Rp 6 Triliun. Sementara tahun depan mencapai Rp 7 triliun perhari.
Direktur Utama PT.Bursa Efek Indonesia, Tito Sulistio menyatakan target itu jika pengajuan perubahan fraksi harga saham segera disetujui Otoritas Jasa Keuangan (OJK).” Usul perubahan fraksi harga tengah didiskusikan dengan OJK.” Ujar dia di Jakarta,Senin 28 September 2015.
Ia menjelaskan,fraksi harga yang diusulkan tersebut mengakomodir keinginan investor dan anggota bursa.” Investor ada yang minta jangan terlalu lebar beda fraksi harganya sebab menjadikan lebih spekulatif.” Ujar dia.
Sementara ditempat terpisah Direktur Relience Securitas, Anak Agung Gde Arinta Kameswara menyatakan dengan fraksi harga yang telah diajukan ke OJK akan meningkatkan transaksi harian.” Intinya setiap satu point perubahan investor sudah mendapatkan keuntungan.”ujar dia .
Ia memaparkan,usulan fraksi tersebut;harga saham di bawah Rp 200 dengan fraksi Rp 1, harga saham Rp 200-Rp 500 dengan fraksi harga Rp 2, harga saham Rp 500-Rp 2000 dengan fraksi Rp 5, harga saham Rp 2000-Rp 5000 dengan fraksi Rp 10 dan harga saham diatas Rp 5000 fraksi harga Rp 25.(Az)