TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Hebat, Perumda Pasar Mangu Giri Sedana Tetap Berkontribusi ke Pemkab Badung di Masa Pandemi

Editor
8 June 2021 | 11:55
rubrik: BUMD, Event
Hebat, Perumda Pasar Mangu Giri Sedana Tetap Berkontribusi ke Pemkab Badung di Masa Pandemi

Jakarta, TopBusiness – Perumda Pasar Mangu Giri Sedana terpilih sebagai Finalis ajang TOP BUMD Awards 2021 yang diselenggarakan Majalah Top Business.

Perumda ini bergerak di bidang jasa dan perdagangan, yaitu pengelolaan pasar rakyat di Kabupaten Badung, Provinsi Bali.

Saat ini, mengelola 10 pasar rakyat, antara lain: Pasar Beringkit dan Pasar Hewannya, Pasar Kuta 1, Pasar Kuta 2, Pasar Petang, Pasar Sembung, Pasar Tenten, Pasar Kapal, dan Pasar Kerta Sari.

Perumda dengan kantor pusat di Mengwi, Kabupaten Badung ini menjalankan aktivitas bisnis utama, pertama, revitalisasi pasar rakyat; kedua, meningkatkan kinerja usaha perdagangan; ketiga, stabilisasi harga pangan; dan keempat, memberikan tempat UMKM

Kinerja Bisnis

Sebagai Finalis TOP BUMD Awards 2021, Perumda Pasar Mangu Giri Sedana telah mengikuti tahapan Presentasi dan Tanya-Jawab dengan dewan juri yang diselenggarakan secara online pada Senin, 7 Juni 2021. Mewakili perumda mengikuti tahapan ini: I Made Sukantra, selaku Direktur Utama.

Dalam presentasinya terkait kinerja Perumda Pasar Mangu Giri Sedana yang dipimpinnya, I Made Sukantra memaparkan target kinerja berdasar Perda/Penugasan oleh Kepala Daerah, “Pertama, melakukan pelayanan umum di bidang perpasaran dengan memberikana kontribusi ke Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Badung.”

“Kedua, melaksanakan CSR (corporate social responsibility) dengan memberikan kontribusi terhadap pembangunan yang berkelanjutan dengan memberikan manfaat ekonomi, sosial dan lingkungan. Contohnya, memberikan bantuan kepada kegiatan keagaaman yang diselenggarakan masyarakat setempat. Tentu proposal bantuan yang diajukan, kami nilai kelayakannya.”

“Menjalankan penugasan mengelola CAS (Controlled Atmosphere Storage). Tujuan awal pembangunan CAS untuk menampung produksi pertanian, seperti cabai dan bawang merah, dari petani ketika panen berlebih. Kemudian, akan dilepas jika ada kenaikan harga agar ada kestabilan harga.”

Terkait pencapaian kinerja bisnis, kepada dewan juri Made Sukantra mengakui, ”Kinerja Perusahaan Umum Daerah Pasar Mangu Giri Sedana Kabupaten Badung di tahun 2020 lalu mengalami penurunan sebesar 5,18 persen dari tahun 2019 yang disebabkan oleh Pandemi Covid-19.”

BACA JUGA:   Komitmen Tinggi dalam GRC, Brantas Abipraya Tetap Survive di Tengah Pandemi

“Untuk pencapaian atas target kinerja di tahun 2020, kami punya target pendapatan usaha Rp24.153.259.948,31. Namun, realisasi pencapaian target tercatat Rp 21.866.757.743 atau hanya 85 persen,” ungkapnya.

Meski belum dapat mencapai target usaha, lanjut Made Sukantra, Perumda Pasar Mangu Giri Sedana tetap mencatatkan trend positif selama Pandemi Covid-19. “Kami tetap menyumbangkan pemasukan PAD bagi Pemkab Badung.”

“Bahkan, pada tahun 2020 sampai Triwulan pertama tahun 2021, kami tetap bisa mendapatkan keuntungan. Kami tidak ada rugi, syukurnya ada untung walau tidak begitu besar. Namun cukup untuk mengelola kebutuhan dan disetor ke daerah sebagai PAD. Untuk tahun 2020, kami meraih laba bersih Rp 608.744.728 dan berkontribusi setoran ke kas Daerah (PAD) sebesar Rp 334.809.600,” terangnya.

Inovasi di Pemasaran dan Layanan Pelanggan

Terkait terobosan, inovasi, atau prestasi bidang pemasaran/layanan pelanggan, Direktur Utama Perumda Pasar Mangu Giri Sedana itu memaparkan 2 inisiatif yang telah dijalankan pihaknya dalam beberapa tahun terakhir.

“Insiatif pertama, menerapkan Sistem Iuran Pengelolaan Pasar Elektronik (SIPP) berupa E-Retribusi pasar rakyat yang kami kelola.”

“SIPP pertama kali diterapkan tahun 2018 di Pasar Hewan Beringkit bekerja sama dengan BPD Bali. Bahkan, timbangan digital juga sudah kami gunakan pada timbangan sapi”

“Layanan e-Retribusi ini akan dikembangkan dalam bentuk digitalisasi sistem pembayaran dalam bentuk QR code untuk mempermudah dan mempercepat transaksi.”

“Inisiatif kedua, memberlakukan E-Parkir untuk meningkatkan fasilitas dan pelayanan kepada masyarakat.”

Menurut I Made Sukantra, kedua sistem itu sangat bermanfaat dimana prinsip transparansi bisa dilaksanakan sehingga bisa membangun sistem kontrol internal. Juga sangat efisien dengan terjadinya ketepatan waktu, dalam pembayaran kewajiban pedagang. Serta, dapat meminimalisir terjadinya kecurangan pedagang pada pembayaran iuran dan pungutan parkir.

BACA JUGA:   Kinerja Membanggakan Jamkrida NTT di Tengah Pandemi

“Dengan demikan kami dapat mengurangi kebocoran pendapatan, meningkatkan pengetahuan SDM tentang IT, dan mengedukasi pedagang untuk bertransaksi pakai e-money,” tegasnya.

Inovasi Manajemen, Human Capital dan Teknologi Informasi

Menurut Made Sukantra, sistem manajemen perumda yang dipimpinnya telah selaras dengan strategi bisnis yang dijalankannya. Hal itu terlihat dari dijalankannya perubahan dari program pungutan manual ke digitalisasi seperti E-Retribusi dan E-Parkir.

“Serta dilakukannya pengembangan perumda sebagai penyedia barang menuju distributor lewat Bina Usaha dan Unit Agro,” imbuhnya.

Perumda Pasar Mangu Giri Sedana juga memberikan perhatian lebih pada aspek Sumber Daya Manusia dengan selalu meningkatkan kompetensi baik kepada pegawai, Direksi dan Komisaris melalui: melakukan pelatihan IT, administrasi dan komparasi ke perusahaan yang lebih maju.

Untuk terobosan, inovasi, atau prestasi bidang Human Capital, Made Sukantra menjelaskan pihaknya telah menjadikan pegawai Bina Usaha yang merupakan salah satu unit penghasil perumda dalam meningkatkan dan optimalisasi pendapatan dan pelayanan dengan bergerak di bidang pengadaan barang.

“Kami juga ada pegawai Unit Agro yang akan melaksanakan program-program perusahaan untuk membeli hasil pertanian masyarakat dan menyalurkan ke pasar,” paparnya kepada dewan juri.

Sebagai informasi, Unit Agro yang dimaksud adalah pendistribusian bahan pangan yang langsung dibeli dari petani dengan harga terjangkau dan dijual pada pedagang dengan tidak mengambil untung yang sangat tinggi. Sehingga petani tidak merugi karena menjual murah, perumda mendapatkan hasil dari usaha, dan pedagang selalu mendapatkan stok barang.

Terkait inovasi di bidang TI, ia mengakui saat ini pihaknya masih sebatas mempromosikan pasar-pasar yang dikelolanya lewat website.

Strategi/Layanan di Masa Pandemi COVID-19

Seiring dengan adanya Pandemi Covid-19, Perumda Pasar Mangu Giri Sedana meningkatkan pelayanan online atau media sosial.

BACA JUGA:   Performa BPR Bank Pekalongan Terus Naik

“Kami juga memperpanjang jam buka tutup pasar, diharapkan para pengunjung merasa nyaman untuk menghindari kerumunan dengan tetap melaksanakan Protokol Kesehatan,” kata Made Sukantra kepada dewan juri.

Kontribusi Terhadap Pemda & Pembangunan Daerah

Selain berkontribusi dengan memberikan setoran ke kas PAD Kabupaten Badung sebesar Rp  334.809.600,- untuk laba tahun 2020, perumda ini juga berkontribusi dalam pengendalian inflasi daerah melalui penugasan untuk mengelola CAS  (Controlle Atmosphere Storage). CAS yaitu menampung produksi pertanian, seperti cabai dan bawang merah, dari petani ketika panen berlebih. Kemudian, akan dijual jika ada kenaikan harga agar ada kestabilan harga.

Pencapaian Manajemen

Menurut Made Sukantra manajemen Perumda Pasar Mangu Giri Sedana telah meraih sejumlah capaian positif:

  • Melaksanakan dengan sebaik-baiknya Rencana Bisnis perumda yang telah disepakati
  • Memutuskan dalam penentuan target perusahaan secara umum.
  • Meningkatkan pelayanan dengan memaksimalkan kemampuan SDM
  • Selalu melakukan evaluasi secara berkala (Bulanan dan Triwulan)

Terkait kinerja dan  prestasi yang membanggakan oleh Manajemen: 

  • Tahun 2019 target perusahaan dapat menghasilkan laba
  • Dapat meningkatkan penghasilan pegawai.
  • Selalu memberikan THR ( tunjangan hari raya ) kepada pegawai tepat waktu.
  • Menyesuaikan regulasi terkait potensi-potensi pendapatan di masing –masing unit penghasil.

Untuk keberhasilan atau inovasi yang layak jadi contoh/direkomendasikan kepada BUMD         lain:

  • Menjadikan unit Bina Usaha sebagai pelayanan dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat (distributor beras).
  • Melakukan pungutan dengan sistem digital seperti E-Parkir dan E-Retribusi.

Penulis: Teguh Imam S

Tags: Perumda Pasar Mangu Giri SedanaTOP BUMD Awards 2021
Previous Post

Bayar Utang, Cadangan Devisi Turun Jadi US$ 136,4 Miliar

Next Post

Perusahaan Penyedia Keperluan Rumah Tangga Ini Resmi Melantai di Bursa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR