Jakarta, TopBusiness – PT BPR Subang Gemi Nastiti (Perseroda), sebagai lembaga keuangan dengan tata kelola bisnisnya baik dan benar, serta dalam rangka memberikan layanan terbaiknya kepada nasabah di seluruh Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Bahkan juga dapat memberikan layanan penuh kepada tetangga terdekat, karena berbatasan dengan Kabupaten Subang ini, seperti tetangga Sumedang di Tenggara, dan Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Purwakarta di Selatan, serta sebelah barat bertasan dengan Kabupaten Karawang.
Oleh karena luas wilayah layanan perbankan yang dilayani oleh lembaga keuangan kebangaan milik Kabupaten Subang telah memiliki kantor layanan cabang sebanyak 12 kantor.
Sebagai lembaga keuangan milik pemerintah daerah Kabupaten Subang fokus dalam membangun perekonomian daearah dan turut meningkatkan usaha mikro, kecil dan menegah (UMKM) sehingga bisa menjadi kekuatan perekonomian daearah karena dapat menjadi pemain di daerah sendiri. Juga meningkatkan kelas UMKM menjadi pelaku usaha yang tangguh untuk bisa berbicara di tingkat nasional bahkan bisa menembus pasar global.
Inovasi dan terobosan lembaga keuangan daerah ini dalam memberikan layanan primanya di seluruh Kabupaten Subang sangatlah memberikan solusi bagi seluruh nasabah dalam hal layanan dan bisa menekan cost opreasionalnya.
‘Kotak Mas’ sebuah layanan inovasi serta apiknya yang dilakukan lembaga
“Kotak Mas” disebarkan di seluruh pasar-pasar tradisional serta seluruh jaringan nasabah BPR ini. Lantas para nasabah memasukan setoranya ke dalam “Kotak Mas” ini setiap harinya dan pihak kolektor BPR ini akan melakukan pembukaan setiap minggunya. Dengan program “Kotak Mas” ini sukses dalam memberikan pelayanan terbaik bagi BPR kebangaan Kabupaten Subang tersebut.
Dukungan BPR Subang ini dalam membagun perekonomian Subang untuk meningkatkan kelas UMKM, juga untuk menekan gerak para rentenir yang selalu bergerak di seluruh pasar-pasar tradisional dan pasar rakyat.
BPR Subang sangat konsen dalam memberikan dukungan financial serta keuangan bagi pelaku usaha UMKM yang sangat banyak dan tangguh dalam segala macam situasi dan gonjang ganjing yang terjadi, daya tahan pelaku usaha UMKM ini sudah terbukti dengan berbagai situsiaonal yang terjadi di Indonesia.
Ditegaskan Direktur Utama PT BPR SUBANG Gemi Nastiti, Anton Abdul Rosyid, pihaknya sebagai lembaga keuangan milik pemerintah daerah turut pula memberikan dukungan penuh kepada seluruh pelaku usaha UMKM ini.
“Kami sangat fokus kepada UMKM ini. Sektor UMKM sangatlah banyak sekali, serta juga sektor ini biasanya juga menjadi potensi sangat empuk pula bagi para rentenir untuk menjadi sasaran bagi para rentenir tersebut,” ujar dia.
“Dengan hadir kami sebagai lembaga keuangan milik Pemda Kabupaten ini yang menjadi perpanjangan tangan pula bagi Pemerintah daerah agar bisa meningkatkan perekonomian daearah,” tegas Anton kepada tim Dewan Juri TOP BUMD Awards 2021 yng diselenggarakan majalah TopBusiness melalui jaringan zoom antaar Jakarta dan Subang.
Kinerja apik BPR Subang dalam masa pandemi ini cukup menggembirakn pula sebagai lembaga keuangan dengan sekelas BPR. Dimana capain kinerja tahun 2020 dapat mencapai laba sebesar Rp 25.103 miliar, di atas capaian yang telah ditargetkan mencapai 114,25%.
“Tahun depan BPR kami akan tingkatkan dalam fokus kepada sektor UMKM, mungkin fokus di atas 50% lebih, mulai dari para bakulan-bakulan di pasar trasional, warung-warung kecil serta juga home industry dan kreatif akan kami sasar. Serta juga kami akan jalin sinergitas dan lintas kerjasama baik itu dengan perusahaan besar dalam bentuk membengun UMKM tangguh dengan mitra perusahaan besar menuju go global”, tegas Anton.
Foto: bprsubang.com
