TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Sektor Konstruksi DAHANA Diprediksi Tumbuh Tiga Kali Lipat di 2021

Albarsyah
18 June 2021 | 15:36
rubrik: Business Info
Sektor Konstruksi DAHANA Diprediksi Tumbuh  Tiga Kali Lipat di 2021

Jakarta, TopBusiness – Sektor bisnis yang digarap Divisi Kuari & Konstruksi PT DAHANA (Persero) diprediksi akan tumbuh signifikan di 2021.  Target divisi di sektor konstruksi tahun 2021 ini sangat menantang karena jumlah project yang ada cukup banyak. 

Hal tersebut disampaikan Direktur Operasi PT DAHANA (Persero) Bambang Agung di Jakarta pada 18 Juni 2021.

Menurut Bambang Agung,  project-project konstruksi dengan kategori Project Strategis Nasional (PSN) yang telah dikerjakan oleh Divisi Kuari & Konstruksi ada 2 project saat ini.

“Saat ini kami sedang membidik 2 – 3 project lagi. Idealnya hasil yang diharapkan di akhir tahun bisa menambah sekitar Rp 50 – 75 miliar hanya untuk sektor konstruksi.  Sementara di sektor kuarinya masih menjanjikan dengan penambahan pendapatan di pasar semen tanah air,” ungkap Bambang Agung dalam keterangan resmi yang diterima redaksi TopBusiness.id.

Masih, menurut Bambang Agung, bila melihat trend dari harga Komoditas Bahan Tambang, seperti Batubara, Nikel dan Emas yang mengalami kenaikan maupun yang stabil, tentunya bagi Dahana menjadi peluang sebagai provider Jasa Drilling & Blasting dan Produsen Bahan Peledak Industri yang sangat dibutuhkan oleh industri pertambangan.

“Menjadi menarik dan tantangan bagi Dahana, karena Manajemen sudah mengintruksikan Divisi Kuari & Konstruksi akan memulai penambahan atau perluasan jasanya, yaitu Loading & Hauling yang masih satu area pekerjaan atau lanjutan dari Drilling & Blasting,” terang Bambang Agung.

Predisi Bambang Agung tentang pertumbuhan sektor konstruksi ini senada dengan prediksi dari Fitch Solutions yang dalam risetnya menjelaskan tahun ini pertumbuhan sektor konstruksi di Indonesia diprediksi bakal tumbuh positif sebesar 8,7%. Bila terealisasi, kondisi ini cukup membaik bila dibanding tahun 2020 yang pertumbuhan sektor konstruksi minus 3,3%.

BACA JUGA:   Asia Tenggara Vital untuk Ekspor Kedelai AS

Pertumbuhan signifikan sektor konstruksi pada tahun ini disebabkan oleh pelaksanaan vaksinasi Covid-19, dorongan penggunaan produk domestik, serta berbagai dukungan di bidang infrastruktur yang dilakukan oleh Pemerintah. Selain itu, Pemerintah juga telah membentuk Sovereign Wealth Fund (SWF) baru di Indonesia yaitu Indonesia Investment Authority (INA) atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI). Lembaga ini nantinya akan memfasilitasi lebih banyak investasi dalam pembangunan infrastruktur dengan mengurangi ketidakpastian hukum dan membuka penanaman modal bagi investor asing.

Sebagaimana diketahui, DAHANA adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang industri strategis yang menyediakan layanan bahan peledak terpadu untuk sektor Pertambangan Umum, Kuari dan Konstruksi, Migas serta untuk pertahanan.

Previous Post

SKK Migas: Perbaikan Iklim Investasi Hulu Migas Dibutuhkan

Next Post

Bank Jambi, Jagonya Bank UMKM di Asia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR