Jakarta, TopBusiness – PD Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Purworejo terpilih sebagai salah satu finalis untuk mengikuti ajang penghargaan TOP BUMD Awards 2021 yang diselenggarakan Majalah Top Business secara virtual pada Senin, 14 Juni 2021.
Kepada Dewan Juri, Direktur BPR Purworejo Wahyu Argono Irawanto menyampaikan beberapa inovasi layanan dan capaian kinerja yang telah diraih Bank dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu inovasi yang paling gencar dilakukan adalah pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan jumlah nasabah dan mendongkrak kinerja bisnis.
Wahyu menuturkan selama masa pandemi covid-19 yang berlangsung sejak Maret 2020 lalu, BPR Purworejo secara gencar mulai mengimplementasikan teknologi informasi untuk membatasi terjadinya interaksi langsung dengan nasabah dan sebagai upaya untuk menekan angka pertumbuhan covid-19.
“Sejak pandemik berlangsung kami di BPR Purworejo mulai beralih ke penggunaan IT secara online untuk beberapa aktivitas bank seperti corporate branding, digital marketing di berbagai platform media sosial seperti Facebook, Instagram, TikTok, YouTube dan Website, mengoptimalkan online customer service sebagai platform untuk berinteraksi dengan nasabah, dan melakukan transformasi transaksi perbankan dari offline menjadi online,” kata Wahyu.
Secara garis besar, lanjut Wahyu, transformasi ke sistem digital ini bukan hanya demi mebatasi interaksi langsung dengan nasabah, namun juga sebagai bagian dari upaya BPR Purworejo untuk memberikan kemudahan layanan transaksi perbankan serta meng-grab lebih banyak nasabah untuk bisa bergabung di BPR Purworejo.
“Saat ini dengan transformasi yang dilakukan nasabah juga bisa melakukan transaksi secara online seperti transaksi transfer bank dan setoran langsung melalui virtual account, pembukaan rekening melalui laman web secara online, Layanan pembayaran PPOB (Payment Point Online Bank ) dapat dilakukan melalui teller dan marketing dengan aplikasi,Penggunaan fasilitas IBS mobile untuk pelayanan nasabah oleh marketing dan pemanfaatan layanan SMS Masking untuk penagihan kredit nasabah,” tutur Wahyu.
Disamping melakukan Inovasi dengan transformasi digital, BPR Purworejo juga melakukan beberapa terobosan lainnya. Ini seperti Pertama, Melakukan penghimpunan dana khusus tabungan pelajar atau disebut Tabungan Simpel Cerdas yang sampai dengan saat ini bank purworejo telah bekerjasama lebih dari 43 instansi sekolah.
Kedua, Melakukan pengembangan Human Capital dan peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia. Seperti misalnya, perusahaan melakukan beberapa Pendidikan dan Pelatihan untuk seluruh karyawan yang diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja perusahaan.
Dan Ketiga, Melaksanakan Undian Berhadiah Tabungan dan Kredit dengan hadiah utama 1 (satu) unit Mobil serta hadiah menarik lainnya. Hal ini dilakukan secara rutin setiap tahun sebagai bentuk apresiasi perusahaan kepada nasabah PD BPR Bank Purworejo.
“Dalam upayan untuk menghimpun dana dari nasabah, BPR Purworejo juga melakukan beberapa strategi seperti Kerjasama Pihak Ketiga Baik Instansi Pemerintahan Maupun Swasta, Pelayanan Mobil Keliling ke instansi-instansi pendidikan, system jemput bola kepada nasabah, Pemberian special rate kepada nasabah potensial, Pembinaan nasabah dengan cara pemberian hadiah langsung, surprize Ultah Nasabah, dan program tabungan / deposito promo dan Ekspansi Produk (Tabungan Arisan) ke Wilayah Kerja yang potensial seperti Badan Otoritas Borobudur, Bendungan Bener dan Bandara Yogyakarta International Airport,” terang Wahyu.
Kinerja
Wahyu menyebut dengan inovasi, terobosan dan strategi yang dijalankan BPR Purworejo mampu menjaga performa kinerja apik meski di tengah pandemi. Berdasarkan ketentuan OJK di tahun 2020, BPR Purworejo masuk dalam kategori Bank Sehat dengan CAR, KAP, NPL NET, PPAP thd PPAPWD, BOPO, ROA, Cash Ratio, LDR juga masuk dalam kategori Sehat.
Dalam hal kinerja keuangan, BPR Purworejo mampu mencatatkan pertumbuhan asset sebesar 6,83% di tahun 2020 menjadi sebesar Rp 277,34 miliar dari tahun 2019 yang sebesar Rp 259,62 miliar. Dana masyarakat yang dihimpun juga mengalami kenaikan 2,12% menjadi Rp 142.62 miliar di tahun 2020 dari sebelumnya di tahun 2019 sebesar Rp 139,66 miliar. Di tengah dampak ekonomi yang berlangsung akibat pandemi covid-19, BPR Purworejo juga masih bisa memperoleh laba sebesar Rp 3,2 miliar.
Dukung Program Pemerintah Daerah
Menurut Wahyu Argono Irawanto kembali, dirinya bersyukur karena dengan adanya kinerja yang positif, PD BPR Bank Purworejo tidak menjadi beban pemilik modal dalam hal ini Pemerintah Daerah. Lebih jauh dari itu, perusahaan bahkan mampu berkontribusi dalam mendukung program pemerintah daerah.
Beberapa kontribusi yang diberikan diantaranya adalah sebagai berikut. Pertama. Mendukung program pemerintah daerah dalam implementasi transaksi keuangan non tunai sesuai Perbup Kabupaten Purworejo Nomor 17 Tahun 2018. Kedua. Mempermudah dan memperluas akses keuangan kepada masyarakat melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Ketiga, mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna meningkatkan perekonomian di Kab. Purworejo. Keempat, mampu menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) bagi masyarakat yang ada, sehingga berkontribusi bagi peningkatan taraf hidup mereka.
Penulis: Aby Abduljabar Siddiq
