Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG pada pembukaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Rabu (23/06/2021) berpotensi kembali tunjukkan pertumbuhan poin.
Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia via laman samuel.co.id, di Jakarta, tertera tema ‘Isu Tapering Mereda, IHSG Berpotensi Menguat Kembali’
Pada perdagangan, bursa saham Amerika ditutup dengan kecenderungan naik. Dow naik 0,20%, S&P500 0,51% dan Nasdaq 0,79%. Penguatan terjadi setelah Gubernur The Fed, Jerome Powell mengatakan di depan DPR bahwa yakin inflasi yang tinggi hanya sementara dan tingkat inflasi akan kembali turun. Selain itu Jerome Powell juga menyebut ekonomi pulih dan pasar tenaga kerja akan kembali naik.
Perkembangan kasus COVID-19 di Indonesia belum mereda. Total 13.668 kasus baru terjadi pada hari kemarin, sedangkan yang sembuh hanya mencapai 8.375 kasus. Dengan demikian, kasus aktif kembali meningkat menjadi 152.686 kasus (tertinggi ke-3 di Asia). Tingkat pemulihan turun di bawah 90%, atau tepatnya 89,7%. Vaksinasi terus berjalan, dengan 23,8 juta penduduk telah mendapat vaksinasi tahap 1 sedangkan yang menerima vaksinasi tahap 2 mencapai 12,5 juta penduduk.
Dengan dukungan kenaikan bursa global, indeks dolar yang turun di bawah level 92, “IHSG kami perkirakan dapat kembali namun terbatas, terlebih kasus laju COVID-19 yang belum turun,” demikian tertulis.
Pagi ini Nikkei terpantau flat -0,04% namun KOSPI naik 0,34%.
Foto: Rendy MR
