Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga sesi penutupan perdagangan Senin (12/7/2021) di Bursa Efek Indonesia diestimasikan bergerak naik.
Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia via samuel.co.id, di Jakarta, hari ini yang memiliki judul IHSG Berpeluang Menguat Didorong Sentimen Global.
Pada penutupan Jumat pekan lalu (9/7) pasar AS kembali menguat. Indeks Dow Jones menguat 1,30%, S&P500 menguat 1,13%, dan Nasdaq pun bergerak menguat 0,98%. Dari AS, kemi perkirakan akan memperhatikan rilis laporan keuangan periode 2Q21 serta data inflasi yang akan dirilis pada hari Selasa pekan ini.
Dari dalam negeri, terjadi penambahan 36,2 ribu kasus baru COVID-19 pada hari Minggu (11/7) (Sabtu: 35,0 kasus) dengan angka positif sebesar 28,3% (Sabtu: 24,2%). Sejauh ini, telah ditemukan sebanyak 2,5 juta kasus COVID-19 di Indonesia, dan 2 juta di antaranya sembuh (tingkat pemulihan: 82,5%, kasus aktif: 376 ribu ).
Terkait vaksinasi, sejauh ini 36,2 juta orang di Indonesia telah menerima dosis pertama vaksin COVID-19 (+73 ribu pada Minggu) dan 15,0 juta telah menerima dosis kedua (+42 ribu pada Minggu), mencerminkan 20,0% dari total target.
IHSG bergerak menguat 0,27% selama sepekan lalu, namun datar -0,0% pada hari Jumat (9/7) di level 6.039. Selama pekan lalu terjadi net sell asing sebesar Rp 532 miliar, dan pada perdagangan Jumat lalu, tercatat net buy asing sebesar Rp 23 miliar. Pekan ini terdapat rilis data neraca dagang (sebelumnya: USD 2.37 miliar), ekspor (sebelumnya: +58,6% yoy) dan Impor (sebelumnya: 68,7% yoy).
Pagi ini pasar regional dibuka menguat, dengan Kospi +0,8% dan Nikkei +2,2%. “Untuk IHSG pada hari ini kami perkirakan akan bergerak menguat seiring dengan penguatan bursa AS dan regional Asia,” demikian tertulis.
Foto: Rendy MR
