TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Audiensi BUMN Klaster Pangan Sektor Perikanan dengan Menteri Trenggono

Albarsyah
20 August 2021 | 13:12
rubrik: Ekonomi
Audiensi BUMN Klaster Pangan Sektor Perikanan dengan Menteri Trenggono

Jakarta, TopBusiness – PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) (Persero) bersama PT Perikanan Indonesia  (Persero) dan PT Perikanan Nusantara (Persero) melakukan audiensi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, pada Rabu (18/08/2021)

Dalam audiensi tersebut, Direktur Utama PT RNI (Persero), Arief Prasetyo Adi, menyampaikan  pemaparan mengenai profil BUMN Klaster Pangan yang terdiri atas RNI sebagai Induk dan 8  Anggota BUMN Pangan dari berbagai sektor diantaranya Sektor Padi & Hortikultura,  Peternakan, Perikanan, Garam, Trading dan Logistik.

“Setelah Pemerseroan PT Perikanan Indonesia, tahap selanjutnya adalah Permergeran 6  BUMN Pangan, diantaranya Penggabungan PT Perikanan Indonesia (Persero) dengan PT  Perikanan Nusantara (Persero), Penggabungan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia  (Persero) dengan PT BGR Logistics (Persero), Penggabungan PT Sang Hyang Seri (Persero)  dengan PT Pertani (Persero),”Jelas Arief pada kesempatan Audiensi dengan Menteri  Trenggono, dalam keterangan resmi kepada TopBusiness.id.

Selain itu, penggabungan BUMN Perikanan juga dapat berperan sebagai pengadaan pakan  ikan dan udang untuk kualitas ikan dan udang terbaik, serta mengelola lini bisnis di Kepelabuhanan Perikanan yang dapat berperan sebagai operator logistik meliputi pengadaan ikan, penyimpanan ikan hasil tangkapan nelayan, pengangkutan, pendistribusian hasil perikanan, serta pengelolaan sentra kelautan dan perikanan terpadu. 

Dalam arahannya kepada PT RNI (Persero), Menteri Trenggono meminta agar BUMN  Perikanan dapat menyediakan sistem infrastruktur dan sarana bagi para nelayan agar  masyarakat nelayan dapat lebih meningkat dan berkembang sehingga dengan hadirnya  BUMN Perikanan akan memberikan jalan bagi masyarakat dalam menjalankan  perekonomian. 

“Kembangkan sayap untuk menguasai pasar dunia dengan produk-produk spesifik dengan  nilai ekonomi tinggi agar pendapatan negara bisa meningkat,” ungkap Menteri Trenggono. 

Sementara itu, Direktur Utama PT Perikanan Indonesia (Persero), Fatah Setiawan Topobroto,  menambahkan bahwa holding BUMN Pangan diharapkan dapat membangkitkan geliat ekonomi sektor perikanan. Apalagi dua BUMN perikanan akan segera digabung/merger.

BACA JUGA:   BBM Naik Rp 3.000/Liter, Inflasi Naik 1,7% Sebulan

PT  Perikanan Indonesia akan menjadi satu-satunya BUMN perikanan di Indonesia yang akan  mengawal bisnis perikanan dari hulu hingga hilir.

Sebelumnya secara terpisah, Menteri BUMN, Erick Thohir, menyampaikan bahwa Holding  BUMN Industri Pangan ini akan terbentuk di September 2021 seperti yang disampaikan dalam  Ratas dengan Presiden Joko Widodo. Kementerian BUMN menyatakan, pembentukan holding BUMN dinilai menciptakan nilai tambah, efisiensi, penguatan supply chain, hingga inovasi bisnis model.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, keberadaan  holding membuat BUMN tetap kompetitif saat dan pasca-pandemi Covid-19.

Previous Post

RNI Kembangkan Produk Beras Premium untuk Masyarakat

Next Post

Indo Premier Raih Penghargaan Inovasi TI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR