TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BBM Naik Rp 3.000/Liter, Inflasi Naik 1,7% Sebulan

Nurdian Akhmad
3 November 2014 | 21:03
rubrik: Ekonomi
Ilustrasi: Istimewa
Ilustrasi: Istimewa

Jakarta, businessnews.id — Jika pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak subsidi (BBM subsidi) Rp 3.000 per liter, angka inflasi akan bertambah sebesar 1,7 persen dalam satu bulan inflasi sebagai dampak langsung. Dan, ada tambahan 1-2 persen sebagai dampak tidak langsung

“Dampak langsung itu dampak dari harga premium  naik, jadi dalam penghitungan inflasi kan BBM  ada bobotnya. Premium paling besar,“ terang Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin di Jakarta hari ini (3/11/2014).

Sementara perkiraan 1-2 persen tambahan inflasi sebagai dampak tidak langsung, angka itu disebar selama enam bulan berdampak.

Dampak tak langsung itu seperti ongkos produksi dan ongkos transportasi. “Tapi besaran 1-2 persen itu tidak sekaligus, namun menyebar sepanjang masih berdampak. Umumnya, dampaknya selama enam bulan,” terang dia.

Sementara dari angka kemiskinan, itu akan menaikkan garis kemiskinan. Karena garis kemiskinan dibentuk oleh komoditi-komoditi kebutuhan pokok, sementara dampak naiknya BBM akan berdampak pada kenaikan harga bahan pokok.

”Namun, pemerintah memberikan kompensasi. Jika diberikan kompensasi, maka berapa income per kapita masyarakat tersebut. Kalau melebihi garis angka kemiskinan,  maka tidak berpengaruh,” dia berkata.

Saat ini, pemerintah akan memberikan kompensasi kepada 15,5 juta rumah tangga; jika direrata, satu rumah tangga ada empat anggota keluarga maka menjadi 62 juta penduduk.

Sementara, jumlah penduduk miskin menurut BPS per Maret 2014, di 28,8 juta. “Kami akan menghitung September 2014, sedangkan BBM belum dinaikkan sehingga dampak BBM terhadap angka kemiskinan baru diketahui bulan Maret 2015,” ujar dia lagi.

Peliput/Penulis: Abdul Aziz

Editor: Achmad Adhito

BACA JUGA:   Ini Prediksi Terbaru Makro Ekonomi RI
Tags: harga bbminflasi
Previous Post

Cegah Bocornya Uang Negara, Perlu Sinergi E-Procurement dan E-Audit

Next Post

Inflasinya Oktober di 0,47 Persen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR