TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Diperkirakan Turun

Agus Haryanto
3 September 2021 | 06:18
rubrik: Capital Market
Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga sesi penutupan perdagangan Jumat (03/9/2021) akhir pekan ini, di Bursa Efek Indonesia diperkirakan bakal turun.

Dalam riset harian dari Samuel Sekuritas Indonesia melalui website samuel.co.id, di Jakarta, hari ini, memperlihatkan tema IHSG Bergerak Sideways Seiring Melemahnya Harga Komoditas.

Saham AS ditutup bervariasi semalam. DJIA turun 0,14% menjadi 35.312, sedangkan S&P500 (+0,03%) dan Nasdaq (+0,33%). Sebuah laporan dari ADP, yang menyatakan bahwa perusahaan Amerika hanya menciptakan 374.000 pekerjaan baru pada bulan Agustus, jauh di bawah perkiraan Dow Jones (600.000) adalah salah satu faktor yang mempengaruhi pasar. Pelaku pasar sekarang menunggu laporan penggajian nonpertanian Departemen Tenaga Kerja, yang dijadwalkan untuk dirilis pada hari Jumat (perkiraan: 720.000). Di pasar komoditas, minyak Brent ditutup pada USD 71,3/barel (-0,5%); emas USD 1,816/toz (-0,1%) dan nikel USD 19,353/ton (-1,2%).

EIDO ditutup naik 0,33%, sedangkan IHSG turun 0,97% pada Rabu (9/1) menjadi 6.090,9 dengan ARTO, TLKM dan BUKA sebagai top lagging movers. Net buy asing di pasar reguler tercatat sebesar Rp 181,6 miliar. Aliran keluar asing terbesar dicatat oleh TOWR (Rp 21,8 miliar), diikuti oleh ASII (Rp 20,3 miliar), dan BRPT (Rp 16,4 miliar), sedangkan aliran masuk asing terbesar dicatat oleh BBCA (Rp 51,3 miliar), BUKA (Rp 48,8 miliar). miliar), dan BMRI. (Rp42,9 miliar). Sepanjang pekan (Senin-Rabu), IHSG telah menguat +0,83% dengan akumulasi net beli asing sebesar Rp1,4 triliun di pasar reguler.

“Kami percaya bahwa karena pendekatan wait and see yang dilakukan oleh investor global dan penurunan harga beberapa komoditas, IHSG hari ini mungkin akan bergerak sideways, dengan kecenderungan menurun,” demikian tertulis.

BACA JUGA:   Pekan Pertama: IHSG Turun 0,31 Persen

Foto: Rendy MR

Previous Post

IHSG Lanjutkan Tekanan Jual

Next Post

BEI Putuskan Cabut Suspensi Pakuan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR