TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Indeks Komposit Diproyeksikan Sideways

Agus Haryanto
22 October 2021 | 04:35
rubrik: Capital Market
Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Jumat (22/10/2021) diproyeksikan sideways.

Dalam riset Samuel Sekuritas Indonesia melalui website samuel.co.id, di Jakarta, tertera judul IHSG Berpotensi Bergerak Sideways.

Bursa saham AS ditutup menguat. Dow Jones -0,02%, S&P500 +0,30% dan Nasdaq +0,62%, dilaporkan oleh rilis laporan keuangan 3Q21 yang memuaskan dari jumlah emiten. Klaim pengangguran awal pada pekan yang berakhir 16 Oktober turun menjadi 290 ribu, lebih rendah dibandingkan pekan sebelumnya (296 ribu) maupun perkiraan konvensi (300 ribu).

Dari pasar harga minyak melemah (Brent ditutup di USD 84,61/barel (-1.4%), WTI di level USD 82,47/barel (-0.04%) setelah muncul laporan yang menyebutkan bahwa musim dingin di AS tahun ini akan lebih hangat dari biasanya. Harga item lain juga melemah. CPO turun ke angka MYR 4.968/ton (-2,0%), timah melemah ke USD 37.047/ton (-3,1%), nikel turun ke USD 19.920/ton (-4,9%).Sementara itu, harga emas tipis (+0,1%) ke USD 1.784/toz.

Bursa Asia kemarin ditutup melemah. Nikkei -1,9%, Hang Seng -0,5%, Kospi -0,2%, Shanghai +0,2%. IHSG juga ditutup melemah (-0,3%) pada perdagangan kemarin ke level 6.633, dengan total net foreign buy sebesar Rp 587,4 miliar di pasar reguler, sementara di pasar negosiasi terjadi net sell sebesar Rp 55,7 miliar. Pembelian bersih asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BBRI (Rp 218,7 miliar), TLKM (Rp 201 miliar), dan BMRI (Rp 144,9 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh BBCA (Rp 177,2 miliar), ASII (Rp 122,5 miliar), dan BUKA (Rp 86,4 miliar).

Kasus positif baru COVID-19 di Indonesia kemarin turun 30,7% dibanding hari sebelumnya menjadi 633 kasus, dengan daily positive rate sebesar 0,4%. Sementara itu, di hari yang sama sebanyak 1.372 orang dinyatakan sembuh. Saat ini, Indonesia mencatatkan recovery rate sebesar 96,3%. Perkembangan Vaksinasi, total 609 ribu orang di Indonesia menerima vaksin COVID-19 dosis pertama kemarin, sementara 550 ribu orang menerima dosis kedua.

BACA JUGA:   Rekomendasi Hari Ini: Saham BBCA, TLKM, ADRO, dan Lain-lain

Pasar regional pagi ini dibuka melemah, Nikkei -0,45% dan Kospi -0,07%. “Kami memperkirakan IHSG akan bergerak sideways hari ini, yang dipengaruhi oleh hasil kinerja beberapa emiten yang sudah keluar pada 3Q21 serta menutupnya harga komoditas,” demikian tertulis.

Foto: Rendy MR

Previous Post

Limbah Tambang Jadi Kendala IMIP Produksi Baterai Mobil Listrik

Next Post

Ini Adalah Keunggulan Porang Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR