Jakarta-Thebusinessnews . PT Bursa Efek Indonesia tengah mengawasi secara intensif pergerakan transaksi saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC). Pasalnya setelah pemiliknya Arifin Panigoro menyampaikan niatan untuk membeli 76 persen saham PT Newmont Nusatenggara terjadi pergerakan tidak wajar dari saham MEDC.
Direktur Penilaian PT Bursa EfekIndonesia (BEI), Samsul Hidayat mengakui pihaknya meminta penjelasan kepada manajemen MEDC terkait rencana yang disampaikan pemiliknya itu.” Apakah diambil MEDC atau oleh pribadinya Pak Arifin Panigoro ?”Ucap dia di Jakarta,Jumat, 4 Desember 2015.
Namum oleh manajemen MEDC dijelaskan bahwa belum mempunyai rencana tersebut. “Yang ada kan berita pak Arifin yang memiliki rencana itu ,walaupun beliau Pemegang Saham Pengendali MEDC tapi dia bisa gunakan kendaraan lain.” Ujar dia.
Namum demikian BEI, kata Samsul akan terus mengamati pergerakan saham MEDC terkaitdampak dari rencana tersebut. “Ya memang pernyataan itu bisa mempengaruhi pergerakan saham MEDC makanya kita amati.” Terang dia.Seperti diketahui manajemen maupun Pemegang Saham Pengendali dilarang menyampaikan rencana korporasi sebelum ada kepastian akan di jalankan.
Pergerakan saham MEDC setelah kabar itu disampaikan sempat naik 25 persen pada level Rp 1425 perlembar saham pada Kamis,26 Nopember 2015. Namum kemudian perlahan turun kembali .Pada perdagangan sesi pagi ini Rp 970 perlembar saham. (Az)