Jakarta, TopBusiness – Forum Doktor Multidisiplin Indonesia (FDMI) baru saja menggelar hybrid webinar dengan Tema “Indonesia Outlook 2022: Coming Out From Pandemic,” yang diselenggarakan di Bidakara Hotel, Jakarta, pada tanggal 4 Desember 2021 lalu. Acara tersebut telah berjalan lancar dan sukses dan menghasilkan banyak ide dan gagasan untuk pencapaian target Indonesia menjadi ekonomi terbesar ke-4 atau ke-5 di dunia pada tahun 2045 nanti .
Sektetaris Jenderal WANTANAS, Laksamadya TNI AL Dr. Harjo Susmoro optimis Indonesia dapat menjadi negara besar ke-4 atau 5 pada tahun 2045 dengan catatan pertumbuhan ekonomi dapat didorong oleh Kebijakan Nasional yang tepat serta kebijakan ekonomi Pemerintah yang presisi plus mendapat dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat.
Lebih lanjut diuraikan sumber kekayaan yang berasal dari laut saja sudah cukup untuk membayar utang negara dengan catatan negara harus mampu mendayagunakan laIu lintas lautan Indonesia dengan memanfaatkan dan memungut restribusi dalam jasa perdagangan internasional tersebut.
Hal ini tentunya harus dilakukan dengan kerja keras dalam memaksimalkan hasil laut dalam spektrum yang luas sebagai sumber penerimaan negara. Sayangnya, sampai saat ini kebijakan ke arah itu masih belum dilaksanakan secara maksimal.
Berseberangan dengan kebijakan nasional dalam rangka mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi nasional untuk kepentingan umum. Jika harmonisasi hukum gagal diwujudkan, maka Pemerintah akan kesulitan untuk mendorong terwujudnya pertumbuhan ekonomi nasional.
Dalam webinar nasional tersebut, Dr. Pandu Patriadi selaku Pendiri Forum Doktor Multidisiplin Indonesia (FDMI) menegaskan bahwa dalam situasi dan kondisi negara sedang memperjuangkan perbaikan perekonomian nasional, sebaiknya semua pihak selalu optimistis, sehingga dapat membantu mendorong Pemerintah untuk dapat memacu dan berhasil mewujudkan pertumbuhan ekonomi nasional sebagaimana yang telah direncanakan sebelumnya.
Bahkan kekayaan alam Indonesia itu memungkinkan untuk memposisikan perekonomian Indonesia semakin kuat di masa mendatang. “Intinya kita harus optimis bahwa Indonesia mampu bangkit dari kelesuan ekonomi saat ini,” ujar Dr. Pandu.
Senada, Dr. Suhardi Somomoeljono, selaku praktisi dan Dosen Program Pascasarjana UNMA Banten, optimis bahwa pertumbuhan ekonomi dapat dikejar sesuai target dari Pemerintah. Namun, disertai dengan catatan harus tercipta harmonisasi hukum dalam framework Trias Politika.
Pelaksanaannya dapat di implimentasikan dalam bentuk konsensus Nasional dengan pola ”Cross Cut-Law” menyeberang dan memotong Norma Hukum yang dicanangkan oleh Pemerintah.
Dalam seminar nasional tersebut juga dihadiri oleh kalangan Akademisi Kampus, Pejabat Negara Sipil/ Militer dan juga Pejabat dari Kemenko Perekonomian, Kementerian Keuangan, Bank Indonesia dan OJK.
FOTO: SS TopBusiness
