TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Berkat Inovasi dan Konsisten Utamakan Kepuasan Pelanggan, Perumdam Tirta Raflesia Jadi Perusahaan Sehat

Busthomi
10 March 2022 | 14:14
rubrik: BUMD, Event
Berkat Inovasi dan Konsisten Utamakan Kepuasan Pelanggan, Perumdam Tirta Raflesia Jadi Perusahaan Sehat

Jakarta, TopBusiness – Kinerja Perumda Air Minum (Perumdam) Tirta Raflesia milik Kabupaten Bengkulu Tengah, Bengkulu terus berbenah di tengah kondisi pandemi Covid-19. Apalagi langkah ini dilakukan dengan ditopang inovasi-inovasi dari Perumdam tersebut. Sehingga saat ini, mereka sudah menjadi perusahaan sehat berdasar penilaian dari lembaga-lembaga pemerintah yang kompeten.

Dengan kondisi seperti di atas, maka Perumdam Tirta Raflesia telah behasil menjadi salah satu nominasi dari 200 perusahaan BUMD terbaik yang terpilih ikut dalam tahapan penjurian TOP BUMD Awards 2022.

Proses presentasi dan wawancara “Penjurian TOP BUMD Awards 2022” yang dihelat Majalah TopBusiness itu menggandeng Institut Otonomi Daerah (I-OTDA) yang belangsung secara virtual, pada Jumat (4/3/2022).

Dalam presentasinya itu, Perumdam milik pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah ini memaparkan banyak inovasi yang dilaksanakan sepanjang 2020 lalu. Termasuk saat ini, lewat kerja kerasnya sudah berhasil mengubah status perusahaan menjadi perusahaan yang masuk kategori “Sehat”.

“Menurut Indikator Kepmendagri No 47 tahun 1999 tersebut, untuk kinerja 2020 lalu, kita mendapat total nilai kinerjanya di 2,94 atau masuk kategori ‘Sehat’. Padahal dalam empat tahun sebelumnya yakni 2016-2019 masih disebuat ‘Kurang Sehat’,” tutur Direktur Perumdam Tirta Raflesia, Siti Yuningsih AZ, SE., MH, dalam sesi wawancara penjurian tersebut.

Beberapa indikator yang dinilai itu, dari sisi keuangan bobot kinerjanyanya 0,61, lalu aspek pelayanan dengan bobot 0,50, dari sisi operasional mendapat bobot kinerja tertinggi yakni 1,12, dan bobot Sumber Daya Manusia (SDM) di angka 0,71. Sehingga totalnya 2,94.

Sementara penilaian tingkat kinerja PDAM berdasar indikator BPPSPAM untuk nilai di 2020 dengan total nilai kinerja 45,75 atau masuk kategori ‘Cukup’.

Dipaparkan Siti, kinerja Perumdam yang kini sudah ‘Sehat’ itu memang sejurus dengan Visi-Misi perusahaan karena orientasi perusahaan selama ini sudah fokus untuk menggenjot kepuasan pelanggan. Visi tersebut adalah, “Terwujudnya PDAM Tirta Raflesia sebagai Perusahaan Daerah yang mampu memberikan pelayanan air minum yang berorientasi pada kepuasan pelanggan dengan tariff terjangkau oleh masyarakat.”

Dengan Visi itu, Perumdam juga dalam operasionalnya sesuai Misi-nya yakni, pertama, Meningkatkan Pelayanan 4K (Kuantitas, Kualitas, Kontinuitas, dan Keterjangkauan); kedua, Meningkatkan cakupan layanan pelanggan; ketiga, Mengembangan usaha dalam rangka meningkatkan pendapatan perusahaan; dan keempat, Memberikan kontribusi pendapatan bagi daerah.

BACA JUGA:   Laba Bank Djoko Tingkir Naik 139% Saat Covid

Adapun untuk beberapa indikator kinerja PDAM hingga akhir 2020 lalu itu adalah, untuk aspek pelayanan adalah cakupan pelayanan masih relatif rendah di 24,13%, lalu pertumbuhan pelanggan naik cukup besar sebesar 5,61%, untuk tingkat penyelesaian pengaduan justru sangat positif berada di 100%, untuk konsumsi air domestik di 18,60, serta kualitas air pelanggan berada di nilai 1 dari maksimal 5.

Sementara untuk kinerja operasional dilihat dari tingkat kehilangan air (NRW) di posisi 24,79%, efisiensi produksi di angka 68,26%, tekanan sambungan pelanggan 97,06%, penggantian meter air di 0,54%, dan jam operasi layanan/hari selama 16 jam.

Berlanjut ke kinerja keuangan, untuk total asset sebesar Rp25.917.480.000, dengan total pendapatan Rp3.42.865.000, namun total bebannya masih tinggi di Rp5.181.604.000, sehingga masih rugi bersih di angka Rp1.732.236.000. Ini masih lebih baik dibanding rugi di tahun sebelumnya yang di angka Rp1.928.323.166.

“Dengan nilai kinerja yang ‘Sehat’ itu, jumlah langganan (SL) kami sebanyak 4.991, plus cakupan layanannya adalah teknis 24,13% dan administrasi sebanyak 14,85%. Posisi di peringkat nasional di posisi 174 dan peringkat di provinsi di posisi 5,” ungkap dia.

Strategi Bisnis

Sang Direktur kembali melanjutkan, Perumdam yang dalam proporsi usahanya sebanyak 85% untuk menggenjot laba dan 15% untuk layanan publik atau sosial itu memiliki beberapa strategi bisnis yang dijalankan agar kinerja perusahaan yang saat ini ‘Sehat’ bisa dipertahankan atau bahkan ditingkatkan ke depannya.

Strategi bisnis itu adalah, menyesuaikan tarif air minum mengikuti inflasi; meningkatkan cakupan pelayanan administrasi dengan pemasangan pipa jaringan distribusi utama dan jaringan distribusi pembagi pada lokasi yang memiliki potensi pasar baik.

Lalu, meningkatkan/menambah kapasitas produksi; Meningkatkan efisiensi biaya di segala bidang dan memperbaiki kesejahteraan pegawai; program investasi diarahkan sesuai kemampuan perusahaan dari hasil usaha yang dilakukan dengan mencari peluang sumber dana melalui bantuan pemerintah baik Pusat maupun Darah.

BACA JUGA:   Inovasi dan Kolaborasi, Kunci Sukses PT Semen Tonasa Jalankan Program TJSL

“Kemudian meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) dengan mengadakan pelatihan-pelatihan pada bidang teknik dan Umum; serta meningkatkan kualitas dan kuantitas air bersih,” tegas dia.

Lebih jauh ditegaskannya, strategi bisnis ini bakal terus dipacu mengingat sejauh ini, layanan PDAM baru menyentuh 4 kecamatan dari 11 kecamatan yang ada di Kabupaten Bengkulu Tengah. “Sehingga solusinya meningkatkan cakupan pelayanan melalui pembiayaan APBD maupun APBN,” imbuh dia.

Selain itu, tarif air yang masih belum ful cost recovery (FCR) menjadi tantangan tersendiri. Dengan demikian pihaknya bakal mengajukan penyesuaian tarif berdasarkan Peraturan Gubernur tentang batas tarif atas dan tarif bawah untuk mencapai FCR itu.

Serta belum optimalnya pergantian water meter, solusi yang akan diambil Perumdam ini adalah dengan melakukan pergantian water meter secara berkala atau berkelanjutan.

Inovasi dan Kontribusi

Siti Yuningsih juga memaparkan soal terobosan dan inovasi yang sudah dilaksanakan selama ini. Termasuk juga inovasi terkait pengembangan teknologi informasi. Selain itu juga, dirinya menerangkan mengenai kontribusi yang sudah diberikan Perumdam ini kepada pemerintah daerah Bengkulu Tengah itu.

Beberapa inovasi itu adalah, pertama, memberikan kemudahan pembayaran rekening air dengan bekerja sama dengan pihak ketiga seperti Bank BTN, Gerai Indomaret, Shopee. Kedua, terdapat Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) dalam menangani keluhan pelanggan.

Ketiga, tingkat penyelesaian pengaduan 100% dengan waktu penanganan sama dengan hari pengaduan. Keempat, melakukan droping air bersih kepada masyarakat yang mengalami gangguan pelayanan. Kelima, mempercepat pelayanan pemasangan sambungan baru paling lambat 1 minggu dari selesai proses pendaftaran.

Keenam, rutin melakukan pengecekan water meter pelanggan. Ketujuh, menerima pengaduan pelanggan langsung dari rumah (melakukan pemantauan langsung terhadap pelayanan). Dan kedelapan, bekerja sama dengan Bank Mandiri untuk kemudahan pembayaran pendaftran calon sambungan baru.

Soal inovasi IT, dia bercerita, PDAM Tirta Raflesia yang berdiri tahun 2015 hasil pemisahan dari  PDAM Kabupaten Bengkulu Utara itu, selama 2 tahun ini dilakukan perbaikan pelayanan dengan pemanfaatan TI melalui sistem pencatat meter menggunakan aplikasi android serta pembayaran (billing system) dan menggunakan aplikasi SiKompak dari BPKP.

BACA JUGA:   Ini Prestasi Perumda PAU Pedaringan Surakarta di Tengah Pandemi Covid-19

“Sehingga alur keuangan menjadi tertata dan mudah untuk dilakukan monitoring,” katanya. “Sementara untuk inovasi terbaru Perumdam melalui kerja sama dengan rekanan, memberikan kemudahan dalam pelayanan pembayaran rekening air melalui system pembayaran online, sehingga pelanggan dapat dengan mudah melakukan pembayaran dimanapun dan kapanpun.”

“Selanjutnya, di bidang teknikm kami kembangkan TI pengaduan serta penyelesaian pengaduan dapat dimonitoring langsung serta memanfaatkan GIS (Sistem informasi Geografis) untuk pemetaan jaringan serta penyebaran pelanggan,” dia menerangkan.

Tak hanya inovasi, kontribusi Perumdam kepada Pemda setempat juga patut dipuji. Antara lain, Tirta Raflesia menjadi salah satu penggagas program-program yang bersumber dari APBN (Pusat) yang masuk ke daerah kabupaten Bengkulu Tengah untuk kemajuan pembangunan daerah kabupaten, khususnya bidang air minum.

Dengan program-programnya adalah, Menjadi peserta penerima program MBR pertama se-Provinsi Bengkulu dalam program hibah MBR dengan nilai investasi sebesar Rp500 juta dan pemerima manfaatnya sebanyak 500 sambungan rumah. “Melalui program ini Pemda mendapatkan dana dari pemerintah pusat sebesar dua kali dari nilai yang investasikan.”

Lalu, dengan menjadi penerima tahap pertama program National Urban Water Supply Project (NUWSP) dengan kategori stimulan, maka Pemda mendapatkan pembangunan bidang air bersih dengan nilai investasi mencapai Rp27 miliar. Sehingga dengan program ini, sebanyak 7.272 jiwa terpenuhi kebutuhan air bersihnya.

“Kami juga menjadi inisiator dan fasilitator program SPAM Regional Benteng Kobema untuk pemenuhan air bersih di Kabupaten Bengkulu Tengah sebanyak 11.000 sambungan rumah,” terang dia.

Selanjutnya, Perumda Air Minum Tirta Raflesia berperan aktif dalam pembangunan insfrastruktur melalui rencana pembangunan spam regional Benteng Kobema. Di mana lokasi sumber air baku, dan instalasi pengolahan air berada di kabupaten Bengkulu Tengah.

“Dengan begitu, kami membantu memfasilitasi pemerintah daerah dengan pemerintah provinsi dalam kelayakan studi pembangunan spam regional benteng kobema tersebut. Serta mash ada kontribusi-kontribusi lainnya,” pungkasnya.

FOTO: TopBusiness

Tags: Perumdam Tirta Raflesia Bengkulu TengahTOP BUMD Awards 2022
Previous Post

Survei: Aset Kripto Masuk 5 Besar Pilihan

Next Post

Bahan Baku Minyak Goreng Diperkirakan Belok ke Industri Lain

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR