Jakarta, TopBusiness – Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk tak alpa terus melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) sesuai dengan aturan yang ada di Kementerian BUMN.
Program TJSL BUMN ini, merupakan kegiatan yang merupakan komitmen perusahaan terhadap pembangunan yang berkelanjutan dengan memberikan manfaat pada ekonomi, sosial, lingkungan serta hukum dan tata kelola dengan prinsip yang lebih terintegrasi, terarah, terukur dampaknya serta dapat dipertanggungjawabkan dan merupakan bagian dari pendekatan bisnis perusahaan.
Dalam program TJSL ini, Bank BTN menggelar dalam empat pilar yakni, Pilar Sosial, Pilar Lingkungan, Pilar Ekonomi, serta Pilar Hukum dan Tata Kelola. Demikian seperti disampaikan oleh Corporate Secretary Division Head Bank BTN, Ari Kurniaman dalam proses penjurian TOP CSR Awards 2022 yang digelar Majalah TopBusiness, Selasa (8/3/2022) secara virtual.
“Fokus kegiatan TJSL Bank BTN adalah di program pendidikan, pengambangan UMKM (usaha, mikro, kecil, dan menengah), dan lingkungan atau go green. Program-program tersebut sudah sesuai dengan program SDG’s (Sosical Development Goals) yang 17 itu dari yang pertama itu Menghapus Kemiskinan hingga yang ke-17 yakni Kemitraan untuk Mencapai Tujuan,” jelas Ari.
Dengan menggelar program TJSL itu, kata Ari, sudah selaras pula dengan pencapaian Visi-Misi Bank BTN, termasuk juga sejurus dengan operasional bisnis perseroan. “Kami (Bank BTN) berkomitmen menjadi Bank yang melayani dan mendukung pembiayaan sektor perumahan melalui tiga produk utama, perbankan perseorangan, bisnis dan syariah,” ujarnya menjabarkan profile perusahaan.
Adapun Visi Bank BUMN dengan kode saham BBTN itu adalah “Menjadi Best Mortgage Bank in Southeast Asia di Tahun 2025.” Dengan Misi-misinya yaitu:
- Secara aktif mendukung pemerintah dalam memajukan kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui kepemilikan rumah.
- Meningkatkan shareholder value dengan berfokus pada pertumbuhan profitabilitas yang berkelanjutan sebagai perusahaan blue chip dengan prinsip manajemen risiko yang kokoh.
- Mewujudkan kehidupan yang diimpikan jutaan rakyat Indonesia melalui penyediaan rumah yang layak.
- Menjadi mitra keuangan bagi para pemangku kepentingan dalam ekosistem perumahan dengan menyediakan solusi menyeluruh dan layanan terbaik melalui inovasi digital.
- Menjadi home of Indonesia’s best talent.
“Dengan begitu, kegiatan TJSL Bank BTN ditujukan untuk membangun sosial kemasyarakatan & lingkungan serta mendukung bisnis perseroan,” tegasnya. “Dengan kategorinya adalah pure social and environment. Program ini jelas sangat related to business perseroan. Dan sangat berdampak positif ke perusahaan yang berupa peningkatan branding dan reputasi.”
TJSL BTN Sesuai Arah Bisnis
Lebih jauh ditegaskannya, sederet program TJSL itu ternyata selaras dengan produk-produk yang dimiliki BTN, sehingga jelas sangat menguntungkan bank yang jago di pembiayaan sektor property ini. Dan secara garis besar produk TJSL perusahaan adalah, berupa kegiatan kontribusi sosial, kegiatan volunteer (kesehatan, pendidikan, dll), perlindungan lingkungan, peningkatan keterampilan komunitas, dan donasi untuk bencana.
“Seperti program TJSL di bidang pendidikan, kami mengusung program seperti digitalisasi kampus, membangun sarana dan prasarananya, pembinaan cabang olahraga berprestasi, dan Housing Development & Entrepreneurship Centre. Program tersebut ternyata bisa menggenjot produk-produk kami seperti Tabungan, Giro, Payroll, KPR (Kredit Pemilikan Rumah), KAR (Kredit Agunan Rumah), Kring (Kredit Ringan), KUR (Kredit Usaha Rakyat), dan KUMK (Kredit Usaha Mikro dan Kecil),” paparnya.
Kemudian, dia melanjutkan, untuk program Go Green Bank BTN, beberapa produk yang diusung adalah penghijauan di perumahan subsidi, penanaman mangrove di lokasi destinasi pariwisata, penyediaan sarana kebersihan dan pendukung lingkungan, serta sehat di perumahan subsidi.
“Dengan produk BTN yang selaras adalah KYG (Kredit Yasa Griya), berupa kredit untuk konstruksi, KPR, KAR, Kring, KUR, KUMK juga. Dan untuk program Peningkatan Sarana dan Prasarana UMKM, kami menyiapkan Giro, Tabungan, KPR, KUR, KUMK.”
Program CSV
Dari sederet program-program CSR yang ada, Bank BTN menyebut ada beberapa programnya yang sudah mengadopsi prinsip Creating Shared Value (CSV) atau Berbagi Manfaat Bersama.
Beberapa program itu adalah, kegiatan penanaman pohon di semua lokasi perumahan pembiayaan BTN. Program ini dijalankan di sekitar perumahan pembiayaan BTN dengan menanam banyak pohon. “Sehingg bagi penerima manfaat yakni masyarakat yang tinggal di perumahan pembiayaan BTN merasa betah dan pada akhirnya bagi BTN dapat memperlancar bisnis karena perumahan-perumahan yang kami biayai semakin banyak dan menjadi daya tarik,” terangnya.
Kegiatan selanjutnya adalah pelatihan dan pendidikan kapabilitas di Balkondes Karanganyar BTN. Program ini memang digelar di Desa Karanganyar BTN, Magelang, Jawa Tengah. Dengan penerima manfaatnya masyarakat Desa Karanganyar, BUMDES dan Karyawan Balkondes. “Ini juga bermanfaat bagi perseroan karena meningkatkan branding dan reputasi,” katanya.
Lalau ada juga, beberapa program yang diunggulkan seperti Program Hutan Kota di perumahan Subsidi Bank BTN, program dukungan TJSL di destinasi wisata Banyuwangi, juga ada program konservasi terumbu karang dan pelepasan tukik di Bali.
“Program konservasi terumbu karang ini dengan pengembangan 710 terumbu karang dan melepas 7.100 tukik di pesisir pantai Nusa Dua, Bali. Dengan penerima manfaatnya adalah nelayan sekitar, penangkar tukik dan relawan konservasi terumbu karang melalui Nusa Dua Reef Foundation,” jelas dia.
Tak sampai di situ, masih ada program-program unggulan lainnya. Seperti, sertifikasi halal yang diberikan kepada 70 pelaku usaha Industri Kecil Menengah (IKM) pangan Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. “Program ini sangat bermanfaat bagi pelaku usaha Industri Kecil dan Menengah di Wilayah Tanjung Pinang tersebut,” kata dia.
Ada juga program pelatihan Audit Mutu Internal Universitas Sari Mulia Banjarmasin yang menerima manfaat adalah Akademi Universitas Sari Mulia, Banjarmasin. Dan tentu saja program charity yang tak bisa dihilangkan.
“DI tahun 2021 lalu, kami sudah menggelar bantuan bencana alam bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana badai siklon Seroja. Bantuan tersebut untuk mendukung pemulihan di wilayah timur Kepulauan Nusa Tenggara. Penerima manfaatnya adalah masyarakat terdampak bencana badai Sinklon Seroja dan Pemerintah Nusa Tenggara Timur,” pungkas Ari.
FOTO: TopBusiness
