Jakarta-Thebusinessnews. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI ) berencana akan salurkan kredit pada kisaran Rp 65 triliun hingga Rp 70 triliun tahun 2016. Untuk mendukungnya BBNI akan mencari tambahan dana sebesar Rp 4 triliun.
Rencananya untuk meraih dana tersebut BBNI akan mengeluarkan NCD ( Negotiable Certificate Of Deposit ) dan bond. Surat utang itu akan diterbitkan setelah terbitnya ijin dari OJK ( Otoritas Jasa Keuangan. ” Sekarang masih menunggu ijin dari OJK. ” ujar Direktur Utama BBNI, Achmad Baiquni di gedung pusat BBNI Jakarta,Senin (25/1/2016).
Ia menambahkan, selain menunggu ijin dari OJK pihaknya juga tengah menimbang waktu yang tepat. Hal itu terkait dengan besaran harga dan besar imbal hasilnya. “Kami sangat concern di pricing nya.” ujar dia.
Dengan tambahan dana tersebut akan menjaga LFR ( Loan to Financing Ratio) di angka 91persen . Selian itu tambahan dana itu menjaga arus kas dan likuiditas. (Az)