TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

TI Andal dan Kurda GAS Jadi Senjata Bank Daerah Gianyar Sukseskan Program Prioritas TPAKD Gianyar

Busthomi
4 April 2022 | 21:36
rubrik: BUMD, Event
TI Andal dan Kurda GAS Jadi Senjata Bank Daerah Gianyar Sukseskan Program Prioritas TPAKD  Gianyar

Jakarta, TopBusiness – Kinerja sektor perbankan, terlebih di Pulau Bali selama pandemic Covid-19 dinilai sangat menantang. Maklum saja, selama pandemic itu sektor utama yakni pariwisata yang menjadi salah satu debiturnya, sangat terpukul dengan kondisi ini. Sehingga agar bisa terus tumbuh positif butuh inovasi dan terobosan dalam menjalakan bisnis perbankan itu.

Hal ini yang sudah dilakukan oleh PT BPR Bank Daerah Gianyar (Perseroda), bank milik Pemerintah Kabupaten Gianyar, Bali. Selama pandemic, Bank Daerah Gianyar (BDG) banyak mengembangkan terobosan seperti pengembangan infrastruktur teknologi informasi (TI) untuk menopang kinerja perusahaan.

Dengan begitu, Bank Gianyar ini konsisten untuk bisa mengusung program prioritas Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Gianyar. Dalam hal ini, beberapa produk yang menjadi prioritas adalah, Kurda UMK-Koperasi, berupa Program permodalan usaha mikro dan kecil (UMK) serta Koperasi; Kurda GAS berupa program permodalan bagi keluarga Prasejahtera; dan Simpel, yakni program gerakan menabung untuk Siswa Satu Rekening Satu Pelajar.

Demikian seperti disampaikan oleh Direktur Bank Daerah Gianyar, Anak Agung Gede Bagus Dama Arimbawa, SE saat mengikuti proses penjurian TOP BUMD Awards 2022 yang digelar Majalah TopBusiness, Selasa (29/3/2022), secara virtual.

Dalam presentasi yang berjudul, “Menjadi Tuan Rumah di Daerah Sendiri (Membangun Kinerja Bisnis dan Layanan BUMD yang Berkelanjutan)” itu, dipaparkan sederet kinerja Bank Gianyar yang masih mencatatkan indikator positif di tengah pandemi ini.

Sejauh ini, jaringan bank Gianyar sendiri sudah tersebar ke seluruh pelosok kabupaten di sebelah timur Kota Denpasar itu. Saat ini, mereka sudah memiliki satu Kantor Pusat dan enam Kantor Kas di setiap Kecamatan di Kabupaten Gianyar dengan terhubung secara  online dengan Kantor Pusat.

Keenam Kantor Kas itu adalah Kantor Kas Blahbatuh, Kantor Kas Sukawati, Kantor Kas Ubud, Kantor Kas Payangan, Kantor Kas Tampaksiring, dan Kantor Kas Tegallalang.

Dengan kondisi seperti itu, Bank Daerah Gianyar ini tetap fokus dalam mengusung strategi perbankan agar bisa tetap dapat bersaing di wilayah operasinya. Strategi bisnis yang diusung, pertama, ‘Transformasi pada beberapa hal yang memiliki nilai strategis dalam pengembangan BPR ke depan’.  Salah satunya adalah Transformasi menuju pelayanan yang berbasis Teknologi Informasi (IT).

Dan strategi bisnis kedua, ‘Revitalisasi atas produk dan bisnis proses agar lebih optimal dengan melakukan dan perbaikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan tuntutan kebutuhan dalam melayani masyarakat’.

BACA JUGA:   Kinerja Membanggakan RSUD dr. Soehadi Prijonegoro, Kantongi Akreditasi Paripurna

Salah satunya meningkatkan kualitas produk dan pelayanan prima untuk mempertahankan loyalitas nasabah yang akan memberikan kontribusi positif terhadap kinerja bank dan mengoptimalkan cross selling produk-produk bank melalui pelaksanaan program kerja dari masing-masing unit kerja secara terkoordinasi.

“Juga dalam hal ini, melaksanakan literasi dan inklusi keuangan yang mandiri maupun bersama-sama dengan asosiasi dimana Bank bernaung juga dengan lembaga keuangan lainnya yang telah rutin dilakukan, dengan meningkatkan kualitas penyampaian dan cakupan jangkauan,” ujar Anak Agung Gede Bagus Dama Arimbawa.

“Dengan strategi itu kami focus untuk menggenjot bisnis kami antara lain, memberikan kredit termasuk kredit usaha rakyat dan/atau kredit usaha rakyat daerah, serta melaksanakan pembinaan terhadap pengusaha mikro, kecil dan menengah,” imbuhnya.

Kinerja Keuangan

Dengan mengusung strategi tersebut, terbukti kondisi bank pun tetap sehat di tengah pasar yang lesu akibat Covid-19 tersebut. Dan tantu saja pasar di Gianyar. Namun, beberapa indikator Bank Daerah Gianyar itu menunjukkan peforma yang sehat. Seperti dari sisi permodalan, ditilik dari rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) yang berupa rasio modal dari ATMR (Aset Tertimbang Menurut Risiko) di posisi 58,98% jauh dari batas regulasi di posisi 12%.

”Jadi, permodalan BPR kami ini masih di atas kewajiban minimum permodalan yang dipersyaratan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” sebut Bagus Dama.

Untuk asset produktif, yang terdiri dari Kualitas Aktiva Produktif (KAP) berada di level 3,02%,  dengan rasio kredit macet atau Non Peforming Loan (NPL) di angka 7,97%, serta untuk Penyisihan Penghapusan Aset Produktif (PPAP) di level 100%.

Adapun ditilik dari rasio Return on Asset (RoA) juga masih menghasilkan di posisi 1,60% dengan tingkat Biaya Operasiol terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) juga bisa ditekan di angka 84,99%. Dan tentu saja dengan likuiditas yang sangat longgar seperti Cash Ratio (CR) di posisi 20,60%, meski memang masih banyak dana yang tersimpan dan belum sempat tersebar optimal menjadi kredit ditengok dari Loan to Deposit Ratio (LDR) yang rendah di angka 47,56%.

Lantas dari sisi kinerja keuangan, kata dia, kendati alami penurunan dari tahun 2020 ke 2021, namun peformanya masih positif dengan berhasil mengantongi laba dan menyetor Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke Pemkab Gianyar.

Untuk penghimpunan dana hingga 31 Desember 2021 lalu berhasil dikumpulkan sebesar Rp118.105.626.092 dengan dominan ditopang tabungan sebesar Rp64,94 miliar. Dengan kredit yang diberikan sebesar Rp77.344.652.419. Sehingga, Bank Gianyar pun berhasil mengantongi laba setelah pajak sebesar Rp2.095.557.871. “Dengan volume asset yang berhasil kami kumpulkan sebanyak Rp165.332.455.387,” ujarnya.

BACA JUGA:   Catatkan Rekor Laba, Bank Papua Berkontribusi dalam Proyek Strategis Nasional

Dukung Program Prioritas TPAKD

Dalam rangka menggenjot program pembangunan daerah terutama program prioritas Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Gianyar, pihaknya memiliki beberapa produk seperti Kurda GAS dan Simpanan pelajar (Simpel).

Untuk Kredit Usaha Rakyat Daerah (Kurda) GAS (Gianyar Aman Sejahtera) merupakan Program kredit melawan rentenir melalui penyediaan akses permodalan kepada masyarakat miskin. Dengan PT BPR Bank Daerah Gianyar (Perseroda) sebagai bank penyalur.

“Dan KURDA GAS ini adalah lanjutan dari kebijakan Pemkab Gianyar dalam menyediakan akses keuangan berbiaya murah. Plus, ada penyesuaian penetapan Suku bunga KURDA GAS menjadi 4% per Tahun sesuai dengan Perbup. Gianyar Nomor 65 Tahun 2020 lalu,” katanya.

Jadi KURDA ini adalah dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Gianyar yang disalurkan dalam bentuk pinjaman dengan menggunakan pola executing. “Tujuannya,  untuk menumbuhkembangkan kemandirian usaha mikro, kecil dan koperasi. Lalu memberikan fasilitasi permodalan bagi usaha mikro, kecil dan koperasi. Dan juga meningkatkan produktifitas dan pendapatan masyarakat,” dia menerangkan.

KURDA ini ditujukan kepada debitur individu perseorangan, badan usaha dan atau Kelompok Usaha yang produktif dan layak  berupa kredit pembiayaan modal kerja dan atau investasi. Namun belum memiliki agunan tambahan atau agunan tambahan belum cukup yang bersumber dari APBD Kabupaten Gianyar.

Untuk pengucuran Kurda di tahun 2021 lalu sendiri, tersalurkan ke pelaku UMK sebanyak Rp34,021 miliar dan Rp6,100 miliar untuk koperasi. Adapun untuk GAS-nya tersalurkan sebanyak Rp1,386 miliar.

Sementara untuk Kurda berdasarkan baki debetnya adalah, untuk UMK tersalurkan sebanyak Rp8,230 miliar, untuk koperasi sebanyak Rp920 juta, dan GAS sendiri senilai Rp1,281 miliar.

Selain  itu ada juga produk Simpel. Untuk program Simpel ini, Bank Daerah Gianyar berrsama Pemerintah Kabupaten Gianyar bekerja sama dengan sekolah di Kabupaten Gianyar dalam mewujudkan siswa menabung sejak dini melalui program Saving Day.

“Kami juga ada Tabungan SimPel BDG adalah tabungan untuk siswa yang diterbitkan oleh Bank Daerah Gianyar dengan persyaratan mudah dan sederhana serta fitur menarik, dalam rangka edukasi dan inklusi keuangan untuk mendorong budaya menabung sejak dini,” terangnya.

BACA JUGA:   Kinerja dan Prestasi RSUD Sragen bisa jadi Mentor bagi BLUD se-Indonesia

Dan per 31 Desember 2021 lalu, kinerja program Simpel terbanyak adalah pelajar di tingkat SMP sebanyak 89,41%, lalu level SMA sejumlah 6,69%, dan SD senilai 3,90%.

Dukungan lain bagi Bank Gianyar ini terhadap pembangunan di Kabupaten tersebut adalah berupa setoran PAD. Dalam tiga tahun terakhir, pihaknya konsisten dalam menyetor PAD ke Pemkab Gianyar. “Untuk kontribusi BPR Bank Daerah Gianyar ini berupa setoran PAD ke Pemerintah Kabupaten Gianyar terus dilakukan hingga tahun 2021 lalu,” katanya.

Dalam tiga tahun terakhir, dia merinci, di 2019 lalu setoran PAD-nya sebanyak Rp1.667.348.175, lalu di tahun 2020 sejumlah Rp1.443.217.324, dan di tahun 2021 lalu setoran PAD senilai Rp957.877.313.

Ditopang TI Andal

Lebih jauh dia menegaskan, pencapaian yang membanggakan lainnya adalah berupa inovasi di sektor TI. Banyak lini bisnis yang sudah menggunakan keandalan TI ini. Seperti, BDG ini sudah memiliki Core Banking system yang mendukung operasional 24/7, nantinya Core Banking yang dapat tersedia 24/7 ini akan sangat membantu operasional Bank.

Lalu, ada juga Online Jaringan Kantor, ini Sistem informasi bank (Core Banking System) sudah online di semua jaringan kantor layanan PT. BPR Bank Daerah Gianyar. Untuk Mobile Collection, ini berupa layanan transaksi petugas lapangan menggunakan aplikasi mobile. Dan ada juga Virtual Account h2h, yaitu layanan transaksi menggunakan virtual account.

“Jadi, PT. BPR Bank Daerah Gianyar telah memiliki Core Banking System yang bisa mendukung operasional 24/7 dan DRC seperti yang dipersyaratkan dalam POJK 75/POJK.03/2016 itu,” ujarnya.

Selain itu ada juga Digitalisasi Sistem Kepegawaian (SIMPEG-Mobile BDG). Dengan aplikasi ini, terwujudnya suatu sistem informasi manajemen yang berintegrasi yang mampu menghasilkan informasi yang bermutu untuk menunjang pengambilan keputusan manajemen kepegawaian.

Juga ada aplikasi Sistem Informasi (SI)  EMON (Evaluasi Monitoring) Pemkab Gianyar dan SIMONEV (SI Monitoring Evaluasi) Bank Daerah Ginayar yang semuanya terintegrasi. “Pengembangan aplikasi monitoring dan evaluasi secara digital yang terintegrasi antara Pemerintah Kabupaten Gianyar dengan Bank Daerah Gianyar beremanfaat bagi kedua belah pihak,” tegasnya.

Dan terakhir, Memiliki Pusat Pemulihan Bencana. “Jadi, Bank telah memiliki pusat pemulihan bencana (Disaster Recovery Center – DRC), dengan adanya DRC akan sangat membantu Bank dalam keberlangsungan operasional,” pungkasnya.

FOTO: TopBusiness

Tags: PT BPR Bank Daerah GianyarTOP BUMD Awards 2022
Previous Post

Perumda Paljaya, Piawai Mengelola Limbah Warga Jakarta

Next Post

Mantap! PDAM Giri Nawa Tirta Masuk Jajaran 10 Besar PDAM Terbaik di Jatim

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR