TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Indeks Diperkirakan Melemah

Agus Haryanto
11 April 2022 | 05:43
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (BEI). FOTO: (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan hari ini diperkirakan melemah.

Di laman Samuel.co.id, tim riset Samuel Sekuritas Indonesia dalam laporan riset harian, memperlihatkan judul   Terdorong Sentimen Global dan Regional, IHSG Berpotensi Terkoreksi.

Pada penutupan Jumat lalu (8/4), pasar AS bergerak cenderung melemah. Dow Jones menguat 0,4%, S&P 500 melemah 0,27%, dan Nasdaq 1,34%. Perhatian pasar AS pada minggu ini akan tertuju pada rilis rilis data consumer dan producer CPI pada hari rabu wakt setempat serta data retail sales dan consumer sentiment pada hari kamis waktu setempat. 

Pasar komoditas terpantau bergerak menguat pada Jumat (08/4) kemarin, minyak WTI menguat 1,88% ke level USD 97,84/bbl, Brent 1,76% ke level USD 102,35/bbl. Harga batubara menguat 3,53% ke level USD 291,6/ton, nikel 2,63% ke level USD 34.584, dan CPO 1,07% ke level MYR 6.681. Sedangkan harga emas terpantau flat di level USD 1.932/toz).

Bursa Asia bergerak mixed pada Jumat (08/4) kemarin. Kospi menguat 0,17%, Nikkei 0,36%, Hang Seng 0,3%, dan Shanghai 0,5%. 

IHSG ditutup menguat 1,17% pada perdagangan Jumat lalu (08/4) ke level 7.210, dengan net buy sebesar Rp 1,4 triliun. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 1,3 triliun, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy sebesar IDR 45.7 miliar. Angka net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan TLKM (Rp 290,7 miliar), BBRI (Rp 178,1 miliar), dan BBCA (Rp 164,3 miliar). Sementara itu, angka net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak ADRO (Rp 46,6 miliar), BUMI (Rp 41,7 miliar), dan BMRI (Rp 35,2 miliar). Top leading movers adalah MDKA, BBCA, dan ADMR, sedangkan BBRI, BUKA, dan CPIN menjadi top lagging movers.

BACA JUGA:   COIN Terapkan Prinsip Kehati-hatian Kelola Dana IPO

Terjadi penambahan 1.071 kasus baru COVID-19 di Indonesia pada hari Minggu (10/4) namun dengan jumlah kasus sembuh yang meningkat lebih besar 2.493. Daily positive sebesar 0,1% dan overall positive rate sebesar 9,8% (recovery rate: 96,2%; kasus aktif: 72,679).

Pagi ini Kospi dibuka melemah 0,23% dan Nikkei 0,63%. “Kami memperkirakan IHSG akan terkoreksi hari ini, seiring dengan sentimen beragam dari pergerakan bursa global dan bursa regional,” demikian tertulis.

Previous Post

BPR Bapas Semarang, Tingkatkan Pelayanan Lewat Digitalisasi

Next Post

Menteri Basuki Dampingi Presiden Jokowi Tinjau Proyek Peningkatan Kualitas Jalan Kota Jambi ke Muara Sabak

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR