Jakarta-Thebusinessnews. PT Bursa Efek Indonesia ( BEI ) berencana menawar ‘buy back’ saham Anggota Bursa(AB) bermodal minim dengan harga Rp 7,5 miliar hingga Rp 8 miliar. Namum nilai itu dinilai terlalu rendah sehinga tidak akan memicu penggabungan sesama AB.
Ketua Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI),Wientoro Prasetyo mengatakan bahwa belum banyak minat AB merger dengan harga buy back diatas.”Kan kamu tahu mereka ingin harga sahamnya di beli dengan harga buku “ujar dia di Jakarta,Rabu(10/2/2016).
Ia mengaku APEI telah melakukan survey terhadap ke seluruh AB dan yang berpartisipasi 80 AB . Dalam survey itu,partisipan dimintai pendapat apakah mau menjual sahamnya untuk merger dan jika bersedia,berapa nilai yang di inginkan. ” kalau nilainya Rp 30 miliar pasti banyak yang jual,tapi kalau Rp 7,5 miliar hingga Rp 8 miliar nanti dulu deh ” ucap dia
Namum h asil lengkap survey tersebut belum mau dipaparkannya,karena terlebih dahulu akan disampaikan ke PT bursa Efek Indonesia.” Hasil surveynya baru selesai dan baru mau menyampaikan ke BEI.” Ucap dia.
Dalam kesempatan yang sama Wientoro menyampaikan langkah BEI dalam memperkuat AB diapresiasinya,namum bukan berarti harus di merger. Walaupun berapa kalangan mengatakan jumlah 114 AB dinilai terlalu banyak,dia berpendapat saat ini jumlah emiten dan investor juga masih sedikit!” Kenapa tidak, jumlah emiten dan Investor yang harusnya di perbanyak.” Papar dia. (Az)