TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pindad terus Lakukan Inovasi, Bertumbuh di Tengah Pasar Alat Berat Dunia

Albarsyah
6 June 2022 | 14:26
rubrik: Business Info
Pindad terus Lakukan Inovasi, Bertumbuh di Tengah Pasar Alat Berat Dunia

Sektretaris Pindad Krisna Cahyadianus (Kiri)

Jakarta, TopBusiness – PT Pindad (Persero) terus melakukan inovasi dan terobosan agar binis tambah bertumbuh dan  memberikan kontribusi bagi seluruh stakeholder, baik manajemen perusahaan pelat merah ini sendiri maupun negara sebagai pemegang saham.

Dengan sangat masifnya pembangunan infrastruktur yang digagas oleh Presiden Joko Widodo, mulai dari pinggiran Indonesia hingga berbagai pembangunan  infrastruktur dasar, seperti Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sepanjang 2.818 km, diikuti pembangunan bendungan sebanyak 65 unit. Semenatara itu, di ruas Tol Trans Jawa sudah terbangun sepanjang 1.900 km, dan pembangunan jalan nasional  sepanjang 3.887 km.

Lantas, Pemerintahan Jokowi membangun 5 Kawasan Super Prioritas Nasional (KSPN) ini seperti, Borobudur, Labuan BAJO, Danau Toba, Mandalika, Manado-Bitung-Likupang.

Tentu dengan masifnya pembanagunan infrastruktur yang menjadi program utama Presiden Jokowi sangat memadai untuk menjadi daya saing produk dalam negeri di pasar global. Selain, meningkatkan daya tawar seluruh produk lokal yang dihasilkan masyarakat.

Masifnya pembangunan infrastruktur yang digagas Jokowi tersebut, tentu membawa berkah  bagi PT Pindad (Persero) dalam memproduksi berbagai alat-alat berat untuk kebutuhan daya dukung dan percepatan pembangunan fisik tersebut. Kue pembangunan akan ketersediaan atas peralatan alat berat yang selama ini hanya dikuasai oleh berbagai brand besar dunia saja, seperti Caterpilar, berbagai produk di bawah bendera United Tractor (UT),  dan ada beberapa brand besar lain seperti, Volvo. Juga beberapa produk China menikmati kue pembangunan infrastruktur yang sangat besar ini.

Pada Pemerintahan Jokowi memerlukan anggaran pembangunan infrastruktur pada periode pertama sebesar Rp 419,2 triliun, sementara itu pada periode kedua memerlukan anggaran pembangunan sebesar Rp 6.300 triliun.

Pemerintahan Jokowi ini memberikan dukungan penuh agar menggunakan sebesar-besarnya produk dalam negeri dalam pembangunan infrastruktur. Artinya Instruksi Presiden ini memberikan angin segar bagi produsen lokal untuk memeberikan konstribusi besar dalam pertumbuhan industri dalam negeri untuk bisa menikmati kue pembangunan infrastruktur tersebut. Oleh sebab itu Pindad pun turut serta dalam membangun industri alat-alat berat semenjak Pemerintahan Jokowi. Pindad sebagai BUMN yang sudah mumpuni sebagai korposasi yang selalu inovatif dalam melihat potensi pasar, serta dalam membangun berbagai industri di dalam negeri.

BACA JUGA:   Ribuan IKM Terdampak Bencana Banjir Sumatera, Langkah Perbaikan Segera Mulai

Keberadaaan Pindad tidak hanya piawai dalam memproduksi senjata dan alutsita semata, akan tetapi bisnis Pindad telah merambah dalam berbagai kebutuhan industri: pertambnagnan, perminyakan, alat peledak, dan berbagai unit bisnis di bawah bendera Pindad.

Hingga saat ini produk alat berat yang diproduksi PT Pindad telah banyak dipergunakan di sektor infrastruktur, pertambangan dan mineral serta juga Minyak dan Gas dan perkebunan. Juga tidak ketinggalan menggunakan produk Pindad yang sangat unggul secara teknologi serta juga layanan purnajualnya yang sangat andal pula.

Saat ini produk unggulan yang diproduksi BUMN pertahanan ini seperti: Exava 55, Exava 200  Long Arm, Exava 200 Amphibious, dimana keunggulan produk ini dapat dilakukan pengerukan di medan yang sangat ekstrim misalnya,  di medan rawa-rawa, wilayah yang sedang terjadi bencana alam. Tentunya pengunaan alat ini sangat efektif dalam mempercepat pekerjaan infrastruktur. Alat berat ini bisa  bermanufer di kawasan lumpur, rawa gambut serta medan ekstrim lainnya. Manufer alat berat besutan Pindad ini disukai oleh para operator di lapangan berbagai medan. Lantas ada lagi produk Telehandler dengan keunggulan dan manuver yang tidak dimiliki produk lainnya. Produk alat berat dengan menanamkan mesin dari Caterpilar, sementara itu produk besutan Pindad ini telah menjadi produk unggulan besutan anak bangsa dengan keunggulan yang tidak tertandingi pula. Tentunya keberadaan Pindad dalam industri pertahanan dan alutsista sudah tak terbantahkan lagi, berbagai produk yang dihasilkan Pindad sudah menembus pasar Global.

Saat ini Pindad telah memproduksi alat berat sebanyak 4.000 unit dengan serapan di sektor infrastruktur, industri perkebunan, pertambangan, mineral dan industri minyak dan gas.

Ditegaskan Sektretaris Perusahaan Krisna Cahyadianus kepada Top Business dalam media visit Minggu lalu, Pindad sebagai pemain baru dalam memproduksi alat berat ini memang memerlukan waktu untuk memberikan keyakinan bagi konsumen akan alat berat. “Kami juga harus memberikan bukti nyata bahwa produk alat berat Pindad memang produk unggulan. Kami sudah memasuki berbagai industri yang kami hasilkan semenjak tahun 1808, jadi keberadaan Pindad dalam memberikan produk unggul sudah tak diragukan lagi”, tegas Krisna.

BACA JUGA:   Penyebab Utang RI Tumbuh Melambat Juli 2018

“Di tengah persaingan produsen alat berat yang beredar di Indonesia dengan brand-brand dunia dan tentunya bagi Pindad itu sebuah tantangan besar agar produk  bisa mendapatkan tempat yang di pasar nasional dan juga targetnya bisa menembus pasar global”, ujar Krisna.

Previous Post

Libur Lebaran Pengaruhi Indeks Manufaktur RI

Next Post

SKK Migas Pantau Pelaksanaan Tajak Sumur Eksplorasi Nuri-1X

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR