TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Demi Keberlanjutan Bisnis, KSO Petikemas Koja Komitmen Terapkan GRC

Editor
5 July 2022 | 16:38
rubrik: Event, GCG
Demi Keberlanjutan Bisnis, KSO Petikemas Koja Komitmen Terapkan GRC

Jakarta, TopBusiness – Aktivitas bisnis sebuah perusahaan tak lagi berorientasi pada profit semata, ada faktor lain yang menjadi tujuan perusahaan abad ini, yakni keberlanjutan bisnis.

Oleh sebab itu, KSO Terminal Petikemas Koja berkomitmen untuk menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (GCG) agar keberlangsungan bisnis dapat terwujud.

Demikian pernyataan Safuan selaku Sekretaris Perusahaan KSO Terminal Petikemas Koja dalam wawancara penjurian TOP GRC (Governance, Risk, Compliance) Awards 2022. Dia membawakan materi presentasi berjudul “GRC Menuju Sustainability”.

“Kenap ambil judul ini, karena kami memang konsen tentang isu sustainability di mana konsen ini tidak serta merta, kami implementasikan dengan mengeluarkan satu report yang Alhamdulillah dalam minggu ini (menerbitkan) sustainability report. Kemungkinan ini juga di implementasikan di kalangan Pelabuhan Indonesia,” ungkapnya membuka presentasi, Kamis (30/6/2022).

Dalam presentasinya tersebut, Safuan mengungkapkan dengan komprehensif materi sustainability di KSO Terminal Petikemas Koja melalui penerapan GCG (Good Coorporate Governance).

Menurut Safuan, GCG menjadi ruh tercapainya keberlanjutan bisnis, sebab itu pihaknya melakukan transformasi bisnis dengan menerapkan ragam sistem yang dapat meminimalisir risiko yang tidak diinginkan. “Setiap tahun kami terus memperbaiki GCG kami. Alhamdulillah skor GCG mengalami peningkatan menjadi 93,603. Ini merupakan kerja keras dari manajemen dan seluruh instansi yang ada di KSO Termina Petikemas Koja,” terangnya.

Safuan melanjutkan, salah satu upaya yang dilakukan untuk mencapai tujuan sustainability perusahaan adalah Penerapan Whistleblowing System (WBS). Penerapan sistem ini bagian dari upaya untuk meminimalisir risiko yang terjadi. Apalgi, menurut Safuan, KSO Terminal Petikemas Koja pernah diterpa isu pungutan liar sehingga presidon Jokowi separ mengunjungi terminal tersebut pada pertengahan tahun lalu. Untuk menindaklanjuti kabar tersebut, pihaknya menerapkan sistem anti penyuapan.

BACA JUGA:   Bumikan GRC, Kinerja BPR Bank Daerah Karanganyar Meroket Kala Pandemi

“Mungkin Bapak-Ibu ingat di pertengahan Juli (2021) di pelabuhan kedatangan Pak Jokowi, nah di sana terkait isu dengan pungli (pungutan liar). Alhamdulillah isu pungli ini disikapi oleh manajemen Pelindo dengan mewajibkan seluruh anak usaha dari Pelindo dan cabangnya untuk menerapkan yag disebut sistem anti penyuapan, sistem manajemean anti penyuapan,” paparnya.

Inilah bentuk komitmen KSO Terminal Petikemas Koja dalam menciptakan tata kelola perusahaan yang baik agar keberlangsungan bisnis dapat tercapai. Dan untuk menguatkan komitmen tersebut,

Safuhan membeberkan bahwa pihaknya telah mendapatkan sertifikat sistem anti penyuapan tersebut. “Sistem manajemean anti penyuapan yangg kita kenal ISO 37000 dan itu Alhamdulillah di tahun 2021 kami juga mendapat sertifikasinya dari satu badan yang ditunjut untuk melakukan asessment dan Alhamdulillah kami mendapatkan sertifikasi tersebut,” tegas Safuhan.

Sedangkan untuk penerapannya, lanjut Safuan, sistem anti penyuapan tersebut bisa dilakukan melalui dua saluran. “Untuk menerapkan whistleblowing system kami masih melakukan hal ini dengan dua salurannya, bisa langsung menuju ke Pelindo sebagai induk kami dan juga bisa langsung ke kami melalui hotline yang telah disediakan. Dan kita sudah menerapkan sistem ini semua,” lanjutnya.

Komitmen KSO Terminal Petikemas Koja dalam menjaga keberlanjutan bisnis melalui tata kelola perusahaan yang baik juga ditunjukan lewat aksi perusahaan dalam ikut serta menjaga lingkungan sebagai ihtiar untuk keberlangsungan bisnis. Hal ini terbukti dari sertifikat di bidang lingkungan yang diterima perusahaan yang di bawah Pelindo tersebut.

“Dan kami Alhamdulillah di tahun 2021 itu tidak hanya mendapat SMAP, satu sertifikat yang baru kami juga mendapat sertifikast baru ISO 14001 terkait dengan lingkungan, jadi konsen kami terkait sustainabilty itu sangat serius  mengawal kearah sana,” imbuhnya.

BACA JUGA:   Ada Peraih Golden Star Trophy, Implementasi GRC di Indonesia Semakin Baik

Sebagai informasi, untuk pemanfaatan teknologi digital, KSO Terminal Petikemas Koja juga sudah malakukan transformasi digital untuk memudahkan layanan masyarakat, di mana pelanggan bisa melakukan transaksi dari rumahn tanpa harus ke kantor.

Penulis: Abdullah Suntani

Tags: KSO Terminal Petikemas KojaTOP GRC Awards 2022
Previous Post

Industri Makanan-minuman Catatkan Neraca Surplus

Next Post

Berkat Akad Syariah Komplet, BPRS Hikmah Wakilah Lolos dari Ujian Pandemi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR