Jakarta, TopBusiness—Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB) telah menempatkan dana sebesar Rp100 miliar ke Bank Pembangunan Daerah Bengkulu (Bank Bengkulu), di 29 Juli 2022. Tujuan hal tersebut adalah dalam hal pembentukan kelompok usaha bank (KUB) antara BJB dengan Bank Bengkulu.
Hal itu dijelaskan oleh Direktur Komersial dan UKM BJB, Nancy Adityasari, dalam keterbukaan informasi untuk Bursa Efek Indonesia (BEI), hari ini.
Nancy mengatakan bahwa dana Rp100 miliar tersebut merupakan bagian dari komitmen pihaknya untuk menyetor sebanyak-banyaknya Rp250 miliar ke Bank Bengkulu.
“RUPSLB (rapat umum pemegang saham luar biasa) Bank Bengkulu di 27 Juli 2022,” Nancy mengatakan, “menyatakan rencana untuk menjadi anggota KUB BJB pada RUPS (rapat umum pemegang saham) tahun buku 2022.”
Telah ada perjanjian kerja sama penyertaan modal dalam rangka pembentukan KUB tersebut, antara BJB dan Bank Bengkulu.
Penempatan dana Rp100 miliar tersebut akan dimintakan persetujuan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) terlebih dulu, sebelum dicatatkan sebagai cadangan tambahan modal Bank Bengkulu.
