TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Penyaluran Dana Asal CDB Singkat, Bank BUMN Lakukan Refinincing

Nurdian Akhmad
1 March 2016 | 19:17
rubrik: Finance

 

Jakarta-Thebusinessnews.Penyaluran dana pinjaman dari China Development Bank (CDB) sebesar 3 Miliar dolar Amerika Serikat, Dinilai ketiga bank tersebut tidak melakukan pertimbangan yang mendalam sebelum menyalurkan dana tersebut ke nasabahnya.

Menanggapi hal itu, Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Asmawi Syam mengatakan, bahwa dana tersebut diprioritaskan untuk disalurkan kepasa nasabah-nasabah yang sudah menjadi nasabah.

“Awalnya memang boleh untuk nasabah baru. Tapi manfaat likuiditas dari pinjaman ini harus digunakan sebaik-baiknya,” ujarnya dalam  rapat kerja  dengan Komisi VI di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (1/3/2016).

Menurut Asmawi, ketiga bank BUMN itu pasti memiliki data-data nasabah yang memiliki catatan rekor pinjaman yang baik. Nasabah-nasabah tersebutlah yang dinilai lebih aman untuk disalurkan dana dari CDB tersebut.

“Jadi pasti mereka memilih nasabah-nasabah yang baik dan lancar. Makanya ini terkesan cepat dan mencurigakan cepat sekali,” imbuhnya.

Selain itu, Asmawi menegaskan, CBD juga sebenarnya tidak mengatur mana-mana saja nasabah yang akan mendapat dana tersebut. Namun bank asal China tersebut dalam klausulnya mensyaratkan agar dana tersebut disalurkan untuk proyek-proyek yang tidak melanggar hukum dan merusak alam.

“Sehingga mereka ingin jangan sampai uang ini kita berikan ke perusahaan yang melanggar hukum. Sehingga daftar itu bukan syarat, mereka tida tahu, tapi mereka ingin tahu nasabah yang diberikan ini tidak melanggar hukum dan merusak alam,” pungkasnya.

Sebelumnya, Anggota Komisi VI DPR RI dari FPDIPDarmadi Durianto yang mempertanyakan kejelasan penyaluran dana USD3 miliar kepada debitur ketiga bank tersebut. Menurutnya waktu penyaluran dana tersebut sejak cair hingga berada ditangan debitur terlalu cepat dan menimbulkan ke curigaan.

“Satu poin yang saya kita kahwatirkan, sebelumnya saya tanyakan dari milai pencairannya dana sampai pencairannya ke debitur terlalu singkat, penyaluran USD1 miliar sangat cepat. Jadi ada kemungkinan ini penugasan, tapi bapak menyangkal,” tegasnya kepada jajaran direksi ketiga bank tersebut di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (1/3/2016).(az)

BACA JUGA:   Kredit Bermasalah Bank Mandiri Masih meningkat Pada Semester I 2016.
Previous Post

Ken Dwijugiasetiadi Resmi Jabat Dirjen Pajak

Next Post

Metode Hazton Dongkrak Hasil Panen Padi 10,42 Ton Perhektar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR