TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kinerja Solid, Saham BBNI Disebut Diapresiasi Investor

Busthomi
13 September 2022 | 16:52
rubrik: Capital Market
BNI Raih The Best Cash Management Bank

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI (IDX: BBNI) terus mencetak kinerja solid dengan pertumbuhan laba yang semakin kuat. Pada semester pertama tahun ini perseroan berhasil membukukan laba bersih senilai Rp 8,8 triliun, meningkat 75% secara tahunan (YoY).

Atas capaian kinerja yang sangat baik tersebut, saham perseroan semakin mendapat apresiasi yang positif dari investor di tengah meningkatnya inflow dana asing ke pasar saham nasional.

Direktur Finance BNI, Novita Widya Anggraini menyampaikan, bahwa pencapaian yang diraih merupakan hasil dari strategi pertumbuhan bisnis yang selektif dan prudent, serta konsistensi dalam eksekusi program transformasi yang berfokus pada perbaikan kualitas kredit dan manajemen risiko, percepatan transformasi digital, serta penguatan kinerja perusahaan anak.

“Strategi ini kami arahkan untuk membawa BNI menjadi bank dengan profitabilitas yang tinggi dan sustain. Sehingga dapat memberikan manfaat semaksimal mungkin terhadap investor yang percaya kepada BBNI,” katanya pada Public Expose Live 2022 yang diselenggarakan oleh Bursa Efek Indonesia, Selasa (13/9/2022).

Novita optimistis pertumbuhan BNI ke depan akan tetap positif. BNI akan berupaya untuk meningkatkan Return on Equity (RoE) atau rasio laba yang dihasilkan bank dari modalnya hingga ke atas 18% pada tahun 2025.

“Dengan RoE per Juni 2022 sebesar 15,1%, maka ini berarti profitabilitas kami akan terus meningkat secara berkelanjutan,” tegas Novita.

Untuk mencapai target tersebut, Novita memaparkan bahwa strategi pertumbuhan perseroan dalam tiga tahun ke depan akan fokus pada tiga hal.

Pertama, pertumbuhan kredit BNI di segmen korporasi akan fokus pada nasabah blue chip dengan kualitas dan outlook kinerja usaha yang baik dan secara historis telah terbukti resilien dalam menghadapi gejolak perekonomian.

BACA JUGA:   Pesatnya Pertumbuhan Investor di Bursa, Webull Siap Andalkan Platform Investasi Digital

Kedua, pertumbuhan segmen UMKM yang mana BNI akan memperkuat pertumbuhan bisnis UMKM berorientasi ekspor, serta diaspora yang berada di luar negeri melalui program BNI Xpora dan pengembangan ekosistem dan solusi digital yang tepat bagi UMKM.

Ketiga, pertumbuhan bisnis segmen konsumer yang akan datang dari strategi cross selling dengan nasabah segmen korporasi dan UMKM. BNI akan fokus mengoptimalkan peluang bisnis seperti kredit kepemilikan rumah (KPR), kredit kendaraan bermotor (KKB), dan kredit tanpa agunan (KTA) dari pemilik bisnis maupun pegawai nasabah wholesale banking.

Novita menekankan BNI berkomitmen untuk memastikan target RoE ini dapat dicapai mulai dengan tahun ini. Terlebih, kinerja perseroan hingga semester II-2022 masih on track untuk merealisasikan pencapaian laba tertinggi dalam sejarah perseroan.

“Kami melihat ada korelasi yang kuat antara tingkat ROE dengan valuasi saham dari parameter Price-to-Book Value. Maka, harapannya valuasi saham BNI ke depan akan terus meningkat dan memberikan return yang optimal bagi pemegang saham,” ungkap dia.

FOTO: Istimewa

Tags: Bank BNIbbniinvestor pasar modal
Previous Post

Restrukturisasi Kredit Perbankan Melandai, OJK: Per Juli 2022 Capai Rp560,41 Triliun

Next Post

Di Tengah Kondisi Oversupply, Market Share SMBR Bertumbuh 3%

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR