TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BPD Sulawesi Tenggara Berlari Kencang Menuju Bank Layanan Global

Albarsyah
8 February 2023 | 12:13
rubrik: Event
BPD Sulawesi Tenggara Berlari Kencang Menuju Bank Layanan Global

Jakarta, TopBusiness – PT. BPD Sulawesi Tenggara atau Bank Sultra memiliki peran yang strategis dalam mempercepat pembangunan nasional. Alasannya, bank pembangunan daerah milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara ini mempunyai peluang untuk pembiayaan sektor-sektor potensial, karena seperti diketahui Sulawesi Tenggara kaya sumber daya alam (SDA) yakni beberapa jenis tambang mulai dari aspal, nikel, hingga emas.

Sehubungan dengan hal itu, maka peran pemimpin dalam menggerakan perusahaan di jasa perbankan adalah suatu keniscayaan guna mengelola insan-insan di dalamnya agar lebih kreatif, inovatif dan mempunyai rasa juang untuk memajukan daerah.

Ditegaskan Direktur Utama BPD Sulawesi Tenggara, Abdul Latif, bahwa sejak ia bergabung di Bank Sultra pada Oktober 2019, sudah tercetus komitmen untuk berkarya dan memajukan Sulawesi Tenggara melalui Bank Sultra. “ Langkah awal yang dilakukan yakni memperluas kegiatan usaha dengan mendorong peningkatan asset. Diakhir tahun 2018 Asset Bank Sultra saat itu mencapai Rp7.050 miliar dan masih dalam kategori Bank Umum Kelompok Usaha – BUKU I alhamdulilah diakhir tahun 2019 berhasil pindah ke BUKU II dengan total asset sebesar Rp10.033 miliar. Seiring dengan hal tersebut kami bisa lebih leluasa untuk melakukan kegiatan sistem pembayaran dan electronic banking. Lebih lanjut berkat semangat yang sama dari divisi terkait serta kemudahan yang diberikan Tuhan yang Maha Kuasa kami berhasil melakukan launching aplikasi Bank Sultra Mobile dan Kartu debit di tahun 2022 yang lalu” ujar Abdul Latif kepada Dewan Juri TOP BUMD Awards 2023 dalam aplikasi zoom meeting, di Jakarta, hari ini.

Tidak berhenti sampai di situ orang nomor satu di Bank Sultra ini menyampaikan beberapa strategi yang ia lakukan bersama jajaran Direksi lainnya untuk meningkatkan kinerja bisnis Bank Sultra antara lain mendorong peningkatan porsi penyaluran kredit kepada sektor produktif dengan cara meningkatkan kerja sama dengan pemerintah daerah (pemda).

BACA JUGA:   BPR Kota Makassar Perseroda Konsisten Setor Dividen dan Perkuat Peran Pembangunan Daerah

Dijelaskan Abdul Latif bahwa sampai dengan tahun 2022 hampir Rp1 triliun kredit telah dikucurkan kepada pemerintah daerah dalam rangka mendukung pembangunan infrastruktur di daerah Sulawesi Tenggara. Hal ini juga turut mendorong pertumbuhan portofolio kredit produktif Bank Sultra. Tercermin dari penyaluran kredit produktif tahun 2018 sebesar Rp.319 miliar (6%) dari total kredit yang tersalurkan di sepanjang tahun 2018 sebesar Rp5.407 miliar tumbuh mencapai Rp924 miliar (11%) kredit produktif dari total kredit yang tersalurkan di sepanjang tahun 2022 sebesar Rp.8.339 miliar.

Tidak hanya itu, strategi bisnis juga diterapkan untuk mendorong peningkatan penyaluran kredit bagi Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM) sehingga dapat meningkat sebesar 16% tahun 2022, padahal pada waktu lalu hanya menyentuh angka 4%. Dalam rangka peningkatan penyaluran kredit kepada UMKM, bank Sultra juga berupaya melakukan sinergi dengan Pemerintah Daerah memberikan pinjaman dengan bunga 0% (nol persen) dengan subsidi bunga 6% ditanggung Pemda dan juga bekerjasama dengan lembaga Badan Zakat Nasional (BASNAS) dengan pola bunga 0% (nol persen) kepada pelaku usaha mikro dengan plafon kredit paling rendah Rp 3 juta, tentunya ini sebuah upaya agar meningkatkan tumbuh kembangnya usaha mikro dan mengurangi ruang gerak para rentenir yang menjadi musuh masyarakat.

Dari sisi penghimpunan dana pihak ketiga Abdul Latif juga mencoba mengurangi ketergantungan dengan dana-dana dari korporasi melalui strategi peningkatan CASA. Hal ini tergambar di akhir tahun 2018 total CASA mencapai Rp3.021 miliar (57%) dari total dana pihak ketiga sebesar Rp5.334 miliar jika dibandingkan dengan portfolio di akhir tahun 2022 total CASA mencapai Rp6.822 miliar (69%) dari total dana pihak ketiga sebesar Rp9.885 miliar. Berkat srategi ini kinerja keuangan bank sultra menjadi lebih efisien sehingga mendorong peningkatan laba tahun berjalan. Tidak berhenti sampai disitu berkat komunikasi yang terbina dengan seluruh jajaran pemerintah Daerah, Bank Sultra sampai dengan saat ini terus dipercaya untuk mengelola rekening kas daerah termasuk payroll seluruh ASN di Sulawesi Tenggara.

BACA JUGA:   Meski Pandemi, Peserta TOP CSR Awards 2020 Meningkat

Sebagaimana diketahui bahwa Sulawesi Tenggara ini merupakan kawasan dengan potensi cadangan mineral berupa nikel yang sangat besar, apalagi dengan kebijakan pemerintah yang akan membangun hilirisasi dari bahan mentah menjadi bahan jadi. Terlebih lagi, adanya investasi yang masuk ke Provinsi Sulawesi Tenggara dikarenakan adanya pembagunan smelter sebesar USD 3,8 miliar. Tentu dengan investasi besar tersebut akan menjadikan potensi besar bagi PT. BPD Sulawesi Tenggara untuk mengeliatkan perekonomian daearah. Untuk itulah, PT. BPD Sulawesi Tenggara berlari kencang agar “kue” ekonomi daerah yang menjadi sasaran investasi asing untuk bergerak di industri pertambangan nikel dan membangun proses pemurnian, serta pembangunan smelter untuk mengolah menjadi bahan baku baja untuk kebutuhan industri turunannya. Menangkap peluang ini di bulan Agustus 2022 yang lalu Abdul Latif juga berhasil menghadirkan Kantor Bank Sultra Cabang Jakarta. Kantor Bank Sultra Cabang Jakarta ini terletak di pusat kawasan bisnis yakni Jalan K.H. Mas Mansyur No.90, Kecamatan Tanah Abang Jakarta Pusat. Ia menambahkan dengan hadirnya Bank Sultra Cabang Jakarta diharapkan dapat menjadi mitra sekaligus menggaet pengusaha atau perusahaan – perusahaan yang beroperasional di wilayah Sultra namun memiliki Kantor Pusat di Jakarta. Selain itu sejumlah warga ibu kota yang merupakan warga Sultra pun dapat dengan mudah mengakses berbagai layanan Bank Sultra.

Tentunya langkah yang ditempuh untuk membangun PT.BPD Sulawesi Tenggara atau dikenal juga dengan sebutan Bank Sultra menjadi perbankan yang sangat dibanggakan oleh daerah penghasil nikel tersebut harus dibarengi dengan pembenahan layanan, seperti Digital Banking. Diketahui saat ini kartu ATM Bank Sultra telah berfungsi sebagai kartu debit yang bisa digunakan di semua electronic data capture (mesin EDC). Bank ini juga sementara melengkapi aplikasi Bank Sultra Mobile dengan fiture quik response (QR) code dan BI FAST. Dan untuk memberikan layanan terbaik bagi seluruh nasabahnya Bank Sultra juga telah memiliki Anjungan Tunai Mandiri (ATM) sendiri dengan bergabung dengan penyedia jasa yaitu ALTO. Juga memiliki aplikasi Cash Recycle Machine (CRM) serta berbagai layanan digital banking lainnya.
Dengan dibangunnya layanan digital banking ini, Bank Sultra pun membangun SDM. Diakhir tahun 2022 yang lalu telah dilakukan terobosan dengan melakukan transformasi dari pengelolaan SDM dengan system human resource (HR) menjadi system human capital (HC). Strategi ini tujuannya untuk membangun engagement dan meningkatkan loyalitas karyawan. Selain itu Direksi ingin mendorong peningkatan kompetensi serta keahlian dari seluruh karyawan/ti Bank Sultra sehingga dapat membawa perubahan dan pengembangan organisasi bank. Juga agar target bank menjadi industri perbankan yang berkelas global dapat dicapai. Karenanya, dengan membangun budaya kerja berbasiskan kepada standarisasi kompetensi SDM wajib diterapkan dengan ketat.

BACA JUGA:   Sederet Program CSR BFI Finance Indonesia Selaras dengan Tujuan Pembangunan 2030

Tidak hanya itu saja, penilaian kinerja bagi seluruh karyawan dengan penerapan KPI menjadikan peningkatan kualitas kinerja karyawan. Pemberian reward yang fair dibangun dangan sangat ketat dan transparan, terlebih lagi manajemen berkomitmen untuk menerapkan dengan tanpa tawar-menawar yakni Zero Toleransi for FRAUD. Bagi karyawan yang terbukti malakukan pelanggaran, maka manajemen tidak toleran melindungi, karyawan yang melakukan langsung diproses secara internal dan juga ditindak lanjuti proses hukum.

“Semua strategi yang kami terapkan tentu didasari dengan niat untuk membesarkan Bank Sultra agar dapat terus memberikan kontribusi kepada Sulawesi Tenggara. Dan tentu tanpa dukungan seluruh stakeholders kerja kami tidak akan bernilai. Untuk itu atas seluruh capaian ini Saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh insan Bank Sultra atas kontribusi dan kerja keras yang telah dilakukan untuk bank Sultra juga kepada seluruh Pemegang Saham

Previous Post

PACK Yakin Pendapatan di 2023 Tumbuh Double Digit Usai Jadi Tbk

Next Post

Jadi Emiten ke-17 di 2023, CHIP Sudah Targetkan Bayar Dividen 20 Persen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR