TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Indeks masih Mungkin Koreksi

Agus Haryanto
4 January 2024 | 07:34
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Ilustrasi harga saham di Bursa Efek Indonesia. FOTO: Rendy MR/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia masih mungkin adanya koreksi.

Melalui mncsekuritas.id, riset memperlihatkan MNCS Daily Scope Wave 4 Januari 2024. Sebelumnya, IHSG terkoreksi 0,61% ke 7.279 disertai dengan munculnya volume penjualan. Namun, selama masih mampu berada di atas area support terdekatnya di 7.245, maka posisi IHSG masih berada pada bagian dari wave v dari wave (i). Hal tersebut berarti, IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji 7.340-7.355. Namun, tetap waspadai akan adanya koreksi dari IHSG yang mengarah ke 7.181-7.245 untuk membentuk awal dari wave (ii) dari wave [iii].
Support: 7.245, 7.141
Resistance: 7.346, 7.877

Sementara itu, beberapa saham yang perlu dicermati di antaranya:
ARTO – Buy on Weakness
ARTO menguat 7,85% ke Rp 3.160 disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian, penguatan ARTO pun mampu menembus MA20. Saat ini, diperkirakan posisi ARTO sedang berada di awal wave (c) dari wave [b] dari wave 2, sehingga ARTO masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: Rp 3.050-3.120
Target Price: Rp 3.240, Rp 3.470
Stoploss: below Rp 2.980

ENRG – Buy on Weakness
ENRG menguat 5,26% ke Rp 240 disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian, penguatan ENRG pun mampu menembus dari MA200. Saat ini, posisi ENRG diperkirakan pada bagian dari wave [iii] dari wave C, sehingga ENRG masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: Rp 230-236
Target Price: Rp 252, Rp 264
Stoploss: below Rp 224

SMRA – Buy on Weakness
SMRA bergerak flat di Rp 585 dan masih didominasi oleh volume pembelian. Kami perkirakan, posisi SMRA saat ini sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [iii], hal tersebut berarti SMRA masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: Rp 575-585
Target Price: Rp 615, Rp 655
Stoploss: below Rp 545

BACA JUGA:   IHSG Catat Posisi Tertinggi

TKIM – Buy on Weakness
TKIM menguat 2,08% ke Rp 7.350 disertai dengan munculnya volume pembelian, penguatannya pun masih mampu untuk berada di atas MA200. Saat ini, kami perkirakan posisi TKIM sedang berada pada bagian awal dari wave [c] dari wave B, sehingga pergerakan TKIM masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: Rp 7.075-7.250
Target Price: Rp 7.650, Rp 7.975
Stoploss: below Rp 6.925

Tags: ihsgindeks
Previous Post

BEI Cabut Suspensi KAYU

Next Post

Grup Mayapada Hospital Bentuk Perusahaan Baru

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR