TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Gubernur BI: Ekonomi RI Kuartal I dan II Tumbuh Lebih Tinggi

Nurdian Akhmad
25 April 2024 | 08:25
rubrik: Ekonomi
FOTO – Pandemi Covid-19 Berdampak pada Peningkatan Biaya Ekspor- Impor Barang

Salah satu aktivitas bongkar muat ekspor di pelabuhan menandai aktivitas perekonomian Indonesia. FOTO: Dok. Top Business/Rendy MR

Jakarta, TopBusiness – Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama dan kedua 2024 diperkirakan lebih tinggi dari kuartal IV-2023.  Laju ekonomi ini didukung permintaan domestik yang tetap kuat.

 “Pertumbuhan ekonomi di kuartal I dan II tahun 2024 diperkirakan akan lebih tinggi dari kuartal IV-2023 didukung permintaan domestik yang tetap kuat dari konsumsi rumah tangga sejalan dengan Ramadan dan Idulfitri 1445 Hijriah,” kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo di Jakarta yang dikutip Kamis (25/4/2024).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,04 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada kuartal IV-2023.

 Dalam konferensi pers virtual terkait Hasil Rapat Dewan Gubernur BI Bulan April 2024 itu, Perry menuturkan ekonomi Indonesia tetap berdaya tahan di tengah meningkatnya ketidakpastian global.

 Investasi bangunan lebih tinggi dari prakiraan, ditopang oleh berlanjutnya Proyek Strategis Nasional (PSN) di sejumlah daerah dan berkembangnya properti swasta sebagai dampak positif dari insentif Pemerintah.

 Meski demikian, menurut dia, konsumsi rumah tangga dan investasi non-bangunan perlu terus didorong untuk mendukung berlanjutnya pemulihan ekonomi nasional.

Sementara itu, kinerja ekspor barang belum kuat dipengaruhi oleh penurunan ekspor komoditas sejalan dengan harga komoditas yang turun dan permintaan dari mitra dagang utama, seperti Tiongkok, yang masih lemah.

 Berdasarkan lapangan usaha (LU), sektor industri pengolahan, informasi dan komunikasi, perdagangan besar dan eceran, serta konstruksi diprakirakan tumbuh kuat.

 Secara spasial, pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah tetap baik, didukung oleh permintaan domestik, terutama konsumsi rumah tangga.

Dengan berbagai perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2024 diproyeksikan berada dalam kisaran 4,7 persen sampai dengan 5,5 persen.

BACA JUGA:   LKN Audiensi dengan Kapusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan
Tags: Gubernur BIperry warjiyopertumbuhan ekonomipertumbuhan ekonomi 2024
Previous Post

12 Produsen Mesin Tani Ikut Pameran 950.000 Pengunjung di Maroko

Next Post

RUPS CBUT Restui Pembagian Dividen Senilai Rp28,84 Miliar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR