TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Cosmas Batubara: Perumnas Harus Dimodali Banyak Urus Rumah Subsidi

Nurdian Akhmad
12 March 2014 | 15:21
rubrik: Capital Market
Kompleks Rumah Subsidi (Foto: Achmad Adhito/BusinessNews)
Kompleks Rumah Subsidi (Foto: Achmad Adhito/BusinessNews)

Jakarta, businessnews.id — Pengamat kebijakan perumahan, Cosmas Batubara, menyarankan Pemerintah Indonesia untuk menguatkan modal bagi Perumnas. Itu seperti saat ia menjabat sebagai menteri urusan perumahan rakyat RI yang pertama. “Dengan demikian, pengadaan rumah subsidi bisa lebih banyak. Tanpa modal memadai, Perumnas tidak akan bisa berbuat banyak seperti dulu,” kata dia dalam wawancara dengan wartawan BusinessNews Indonesia hari ini di Jakarta.

Cosmas mengatakan, hal lain yang diperlukan untuk memerbanyak pasokan rumah subsidi adalah memerjelas program perumahan rakyat. “Sebenarnya, perumahan rakyat itu program dari siapa? Program dari Kementerian Perumahan Rakyat sajakah? Ataukah programnya Pemerintah Indonesia?”

Sekarang ini, dia mengatakan, seorang menteri perumahan rakyat ditunjuk oleh presiden RI. Tapi, tidak memunyai instrumen yang memadai. Alhasil, pengadaan rumah subsidi tersendat. Tidak seperti masa dulu. “Kalau dahulu, jumlah rumah subsidi yang dibangun, kan bisa melebihi 200.000 unit per tahun,” kata Cosmas.

Sekarang ini, seorang menteri perumahan sepertinya berjuang sendirian. “Sementara, kalau di masa saya dahulu, seorang menteri perumahan bertugas mengonsolidasikan sejumlah lini. Ada back up kuat dari menteri koordinator ekonomi-keuangan-industri, dan lain-lain.”

Kemudian, dana untuk program perumahan rakyat perlu lebih diperbesar. Cara yang dilakukan, antara lain dengan mengurangi subsidi BBM (bahan bakar minyak) yang kini mencapai Rp 200 triliun sampai Rp 300 triliun per tahun. “Kalau subsidi tersebut disalurkan ke sektor perumahan rakyat dan pertanian, tentu akan sangat bagus,” kata Cosmas. (DHI)

EDITOR: DHI

 

 

BACA JUGA:   IHSG Diramal Masih di Area Positif
Tags: cosmas batubararumah subsidi
Previous Post

Bagi Bos BJB, Angka “13” Berarti Manuver Berat

Next Post

Hakim Konstitusi Pertanyakan Manuver Lonjakan Ekspor Mineral 2013

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR